Untuk MBG, Danantara Salurkan Rp20 T Bangun Peternakan Ayam

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 17x dilihat
Untuk MBG, Danantara Salurkan Rp20 T Bangun Peternakan Ayam

Proyek Peternakan Ayam Terintegrasi Diresmikan dengan Dana Rp20 Triliun

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengalokasikan dana sebesar Rp20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di seluruh Indonesia. Tujuan dari proyek ini adalah untuk memenuhi kebutuhan pasokan ayam dan telur yang dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kita akan membuat seluruh Indonesia untuk menyuplai BGN. Kita mensuplai, jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," ujar Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proyek Akan Dimulai Pada Awal Tahun 2026

Amran menjelaskan bahwa pembangunan peternakan ayam terintegrasi tersebut akan dimulai pada awal tahun 2026. Anggaran berasal dari Danantara, dan insya Allah, Januari 2026 sudah bisa dimulai.

"Insya Allah mudah-mudahan Januari sudah start," tutur Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari hilirisasi di bidang peternakan. Dia memastikan bahwa kesepakatan antara Danantara dengan Kementerian Pertanian (Kementan) telah dibahas berkali-kali.

"Rangkaian meeting yang sudah dijalankan berkali-kali, sangat banyak. Dan kita sudah mencapai sebuah kesepakatan, yang di mana memang program hilirisasi ini, terutama hilirisasi di bidang peternakan, perkebunan, pertanian akan kita dorong dan akan kita akselerasi sesuai dengan arahan Bapak Presiden," ujar Rosan.

BUMN Ditunjuk Sebagai Pelaksana Pembangunan Peternakan

Rosan mengungkapkan bahwa Danantara telah menunjuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan menjadi pelaksana pembangunan peternakan tersebut.

"Kami pun juga sudah memberikan assignment kepada badan atau BUMN mana yang diminta untuk mengerjakan ini agar target-targetnya dan semua planning yang direncanakan bisa tercapai," ujarnya.

Anggaran Rp371 Triliun Untuk Hilirisasi Pertanian

Secara keseluruhan pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp371 triliun untuk hilirisasi sektor pertanian. Dalam proyek hilirisasi pertanian, pemerintah telah membidik komoditas unggulan seperti kelapa sawit, kelapa, kakao, mente, dan peternakan ayam.

Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma'ruf menyampaikan bahwa sumber dana itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Danantara.

"Ada sebagian dari APBN, ada juga sebagian investasi Danantara," ujar Aminuddin.

Proyek Hilirisasi Dikebut, Danantara Pastikan Tidak Ada Masalah Dana

Dalam rangka mempercepat proses hilirisasi, 18 proyek hilirisasi diprioritaskan. Danantara menjamin tidak ada masalah dana dalam pelaksanaannya.

Kajian terhadap 18 proyek hilirisasi Danantara ditargetkan rampung pada awal Desember. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian melalui pendekatan yang lebih terarah dan efisien.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan