
Perubahan Pemimpin di PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam yang digelar pada Senin (15/12/2025) menjadi momen penting dalam sejarah perusahaan. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui pergantian direktur utama perusahaan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasional dan pengembangan bisnis Antam di masa depan.
Achmad 'Didi' Ardianto, yang baru saja menjabat sebagai Direktur Utama Antam pada 12 Juni 2025, resmi diberhentikan secara hormat. Sebagai penggantinya, Untung Budiharto disetujui menjadi Direktur Utama Antam yang baru. Pengumuman ini disampaikan oleh Direktur Pengembangan Usaha Antam, I Dewa Wirantaya, dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Senin sore.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Latar Belakang Untung Budiharto
Sebelum bergabung dengan Antam, Untung Budiharto pernah menjabat sebagai Komisaris Utama Transjakarta sejak 8 Juni 2023. Jabatan tersebut menunjukkan pengalaman dan kemampuan manajerialnya dalam mengelola organisasi besar. Namun, latar belakang karier Untung tidak hanya terbatas pada dunia bisnis.
Selama bertahun-tahun, Untung aktif sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI). Karier militernya sangat mencolok, dengan berbagai jabatan penting yang pernah ia emban. Beberapa di antaranya meliputi Danrem di Bangka Belitung, Paban di Staf Operasi, Waasops Kasad, Kasdam di Bukit Barisan, serta Direktur Operasi Badan SAR Nasional. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebelum akhirnya mengakhiri kariernya sebagai Pangdam Jaya.
Keterlibatan di Tim Mawar Kopassus
Dalam sejarah militer, Untung juga sempat tergabung dalam Tim Mawar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada akhir Orde Baru. Tim Mawar adalah tim kecil yang berasal dari kesatuan Kopassus Grup IV TNI Angkatan Darat (AD). Tim ini dibentuk oleh Mayor Bambang Kristiono pada Juli 1997 dan terdiri dari 10 orang anggota. Keterlibatan Untung dalam tim ini menunjukkan dedikasi dan kemampuan khusus dalam operasi rahasia dan tugas khusus.
Dampak Perubahan Pemimpin terhadap Antam
Perubahan kepemimpinan di Antam diharapkan dapat membawa perbaikan dalam pengelolaan perusahaan. Dengan latar belakang yang kuat, baik di bidang militer maupun bisnis, Untung Budiharto diharapkan mampu memimpin Antam menuju pertumbuhan yang lebih pesat. Selain itu, perubahan ini juga menjadi sinyal positif bagi investor dan mitra kerja perusahaan.
Beberapa isu terkini tentang Antam juga menarik perhatian publik. Salah satunya adalah kembalinya Freeport beroperasi, yang dianggap sebagai sinyal positif bagi industri pertambangan di Indonesia. Selain itu, kasus korupsi yang melibatkan mantan direksi Antam juga menjadi topik hangat. Sementara itu, isu pasokan emas Antam yang mulai menipis juga menjadi perhatian serius.
Kesimpulan
Perubahan kepemimpinan di Antam merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan perusahaan. Dengan latar belakang yang kuat dan pengalaman luas, Untung Budiharto diharapkan mampu membawa Antam menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan begitu, Antam tetap bisa menjadi salah satu perusahaan terkemuka di industri pertambangan Indonesia.