Upacara Hari Pahlawan Ke-80 di Sulawesi Tengah: Hening dan Penuh Makna

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 12x dilihat
Upacara Hari Pahlawan Ke-80 di Sulawesi Tengah: Hening dan Penuh Makna
Upacara Hari Pahlawan Ke-80 di Sulawesi Tengah: Hening dan Penuh Makna

Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Sulawesi Tengah

Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung dengan suasana yang hening dan penuh penghormatan. Ratusan peserta hadir di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, ketika bendera Merah Putih dinaikkan di bawah langit yang mendung. Langit yang bergeser perlahan seolah memberi ruang bagi momen penting ini.

Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., memimpin jalannya upacara sebagai inspektur. Di hadapannya, barisan aparatur sipil negara, TNI, Polri, dan pelajar tampak menahan napas ketika suara komando Letkol Cpm Choirul Umam, S.H. bergema memecah pagi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid membacakan sambutan resmi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Pesan utamanya tegas: Hari Pahlawan tidak boleh diperlakukan sebagai prosesi yang lewat begitu saja, melainkan sebagai pengingat bahwa nilai perjuangan masih relevan, meski medan tempurnya telah berubah.

“Mereka bukan sekadar nama di batu nisan,” demikian kutipan sambutan Menteri Sosial, “melainkan cahaya yang terus menerangi jalan bangsa.” Kalimat itu menjadi inti dari refleksi yang menekankan bahwa warisan para pahlawan hidup dalam tindakan masyarakat hari ini.

Sambutan tersebut memuat tiga nilai yang dianggap penting untuk terus diwariskan:

  • Keteguhan dalam menghadapi tantangan
  • Keberanian mengutamakan kepentingan bangsa
  • Pandangan jauh ke depan demi generasi yang belum lahir

Nilai-nilai ini disebutkan sebagai kompas moral yang seharusnya memandu masyarakat modern.

Menteri Sosial juga menegaskan bahwa perjuangan era kini tidak lagi berwujud angkat senjata. Tantangan zaman berlangsung di ranah yang lebih halus: pendidikan, solidaritas sosial, dan kemampuan menggerakkan perubahan melalui kerja nyata. “Kita melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita,” katanya.

Gubernur Anwar Hafid menambahkan pesan serupa. Ia mengajak peserta upacara untuk memaknai Hari Pahlawan sebagai ajakan memperkuat persatuan dan kesediaan berkontribusi pada pembangunan daerah. “Mengisi kemerdekaan adalah penghormatan terbaik bagi para pahlawan,” ujarnya.

Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama, yang memadukan keheningan dengan rasa syukur. Peserta berdiri memutar ingatan pada perjalanan panjang bangsa yang dibangun melalui pengorbanan banyak orang.

Namun rangkaian peringatan tidak berakhir di lapangan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melanjutkan kegiatan dengan sejumlah agenda simbolis, termasuk penganugerahan Satya Lencana Karya Satya kepada 13 ASN dengan masa pengabdian antara 10 hingga 30 tahun, sebuah pengakuan terhadap loyalitas dalam pelayanan publik.

Selain itu, pemerintah daerah membagikan 1.000 bibit cabai kepada seluruh pegawai sebagai langkah kecil namun strategis dalam mengendalikan inflasi komoditas penting. Penyerahan tali asih kepada para veteran juga dilakukan, sebuah pengingat bahwa sejarah tidak hanya dirayakan tetapi juga dirawat melalui kepedulian nyata.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan