Update Terbaru Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta: 33 Orang Masih Dirawat, 21 Sudah Pulang

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 21x dilihat
Update Terbaru Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta: 33 Orang Masih Dirawat, 21 Sudah Pulang
Update Terbaru Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta: 33 Orang Masih Dirawat, 21 Sudah Pulang

Ledakan di Sekolah Negeri 72 Jakarta

Pada Jumat, 7 November 2025 sekitar pukul 12.15 WIB, terjadi ledakan di area SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Peristiwa ini terjadi saat berlangsungnya shalat Jumat di masjid yang berada di dalam lingkungan sekolah. Hingga kini, penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Menurut informasi yang diperoleh, total korban yang terluka mencapai 54 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27 siswa dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan 6 siswa lainnya di Rumah Sakit Yarsi. Sementara itu, 21 siswa telah dipulangkan dalam kondisi baik. Adapun 33 korban lainnya masih menjalani perawatan medis.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Polisi menyatakan bahwa mereka berharap seluruh korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasanya. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih dilakukan hingga malam hari ini. Selain itu, motif serta kronologis lengkap dari ledakan tersebut akan disampaikan melalui rilis resmi pada Sabtu (8/11/2025) besok.

Tim Gabungan Melakukan Penyelidikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Forensik Mabes Polri, Densus 88, dan Tim Jibom Gegana akan memberikan hasil lengkap dari olah TKP. Selain itu, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya juga akan memberikan laporan detail mengenai kondisi para korban.

Selain itu, pihak kepolisian telah mengambil beberapa langkah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan menyiapkan posko pelayanan untuk mendata dan memantau kondisi para korban, serta menyediakan layanan trauma healing bagi siswa dan keluarga.

Pelaku Masih Dalam Proses Penyelidikan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading masih berasal dari lingkungan sekolah tersebut. Menurut informasi sementara, pelaku merupakan seorang siswa. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait identitas, lingkungan, hingga tempat tinggal maupun rumah terduga pelaku.

Terkait isu yang menyebut bahwa orangtua terduga pelaku merupakan anggota kepolisian, saat ini belum ada informasi pasti mengenai hal tersebut. “Sementara tidak ada (informasi itu). Ya, sedang kita dalami,” ujar Listyo.

Korban dan Operasi Medis

Jumlah korban dari peristiwa tersebut mencapai lebih dari 50 orang. Sebanyak dua orang di antaranya membutuhkan operasi. Salah satu yang dioperasi merupakan terduga pelaku. Motif dari aksi tersebut masih dalam penyelidikan, dan pihak kepolisian akan menyampaikan hasil pendalaman kepada publik secara bertahap.

Ledakan Terjadi Saat Salat Jumat

Ledakan terjadi di masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang. Peristiwa terjadi saat para siswa kelas 10 dan 11 tengah melakukan Salat Jumat. Seorang saksi bernama ZA mengatakan, saat kejadian, ia tengah berada di teras masjid sekolah. Ia mendengar ledakan pertama terjadi di dalam masjid, kemudian diikuti ledakan kedua di kantin, dan ledakan ketiga di tempat duduk siswa yang biasa digunakan untuk istirahat.

Senjata Mainan Ditemukan

Setelah peristiwa, ditemukan benda mirip senjata api. Belakangan diketahui bahwa benda tersebut merupakan senjata mainan. Di senjata itu, terlihat sejumlah tulisan yang salah satunya nama Brenton Tarrant, pelaku penembakan massal di masjid di Selandia Baru.

“Kita temukan jenis senjata mainan, ada tulisan-tulisan tertentu, dan itu juga menjadi bagian yang kita dalami untuk mendalami motif bagaimana yang bersangkutan kemudian merakit dan kemudian melaksanakan aksinya,” kata Kapolri.

Tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Densus 88 kini melakukan pendalaman menyangkut identitas, latar belakang, serta kemungkinan lingkungan pelaku terlibat. “Untuk terduga pelaku saat ini sudah kita dapatkan, anggota sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami,” jelasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan