
Peran Literasi dalam Pembangunan Peradaban
Di Aula Asrama Haji Palembang, semangat memajukan peradaban melalui buku dan bacaan terasa sangat kental. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Festival Literasi Sumsel 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Sumsel Herman Deru, Duta Literasi Sumsel dr. Ratu Tenny Leriva, Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel Fitriana, serta para Bupati dan Walikota se-Sumsel.
Dalam acara tersebut, seorang legislator dari Komisi V DPRD Sumsel, Ustadz Toha, menerima penghargaan bergengsi Bhakti Adipustaka untuk Kategori Unsur Legislatif. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam memajukan literasi di Sumatera Selatan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ustadz Toha, yang merupakan anggota DPRD dari Fraksi PKS, dikenal luas sebagai Founder, Trainer, dan Penulis buku metode cepat baca SB3 (Satu Bulan Bisa Baca). Inovasi yang ia ciptakan telah membantu banyak orang untuk meningkatkan kemampuan membaca mereka. Hal ini menjadikannya sosok yang layak menerima apresiasi Legislatif Peduli Literasi.
Pengalaman Pribadi yang Membentuk Dedikasi
Ustadz Toha mengungkapkan rasa terharu atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyampaikan bahwa meskipun literasi memiliki makna yang luas, bagi dirinya, literasi selalu terkait dengan perpustakaan. Ia mengingat masa kuliahnya, ketika sering berkunjung ke Perpustakaan Daerah Sumsel. Masa mudanya sering dihabiskan di sana untuk membaca buku, bahkan ia juga sering meminjam buku untuk dibawa pulang dan dibaca di rumah.
Pengalaman pribadi ini menjadi dasar bagi semangatnya dalam memperjuangkan literasi. Ia percaya bahwa literasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat secara keseluruhan.
Pandangan tentang Literasi
Duta Literasi Sumsel, dr. Ratu Tenny Leriva, menegaskan bahwa literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis. Menurutnya, literasi adalah jalan menuju kemajuan peradaban. Ia menekankan pentingnya membangun budaya baca di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
Gubernur Sumsel Herman Deru dalam sambutannya juga menyoroti pentingnya penguasaan literasi sebagai kunci kemajuan individu dan bangsa. Ia menilai bahwa literasi tidak hanya berdampak pada pendidikan, tetapi juga pada perkembangan ekonomi, sosial, dan budaya.
Harapan dan Tantangan di Masa Depan
Toha sendiri menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia berharap agar banyak masyarakat Sumsel yang memiliki inovasi lainnya dalam bidang literasi. Ia percaya bahwa dengan semangat dan komitmen yang sama, Sumsel dapat menjadi contoh dalam memajukan literasi di tingkat nasional.
Penghargaan yang diberikan kepada Ustadz Toha menjadi simbol bahwa literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi, tetapi juga harus didukung oleh berbagai pihak, termasuk legislatif. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan, harapan untuk menciptakan masyarakat yang lebih literat dan berkualitas dapat tercapai.
Langkah-Langkah yang Perlu Dilakukan
Untuk mendorong literasi di Sumsel, beberapa langkah penting perlu dilakukan, antara lain:
- Meningkatkan akses masyarakat terhadap buku dan sumber bacaan.
- Mengembangkan program pembelajaran literasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
- Melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dalam mempromosikan budaya baca.
- Memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.
Dengan komitmen bersama, Sumsel dapat menjadi wilayah yang lebih maju dalam hal literasi dan pengetahuan.