Valentino Rossi Soroti Penurunan Performa Bagnaia di MotoGP Malaysia 2025

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Valentino Rossi Soroti Penurunan Performa Bagnaia di MotoGP Malaysia 2025
Valentino Rossi Soroti Penurunan Performa Bagnaia di MotoGP Malaysia 2025

Kondisi Pecco Bagnaia di Tengah Persaingan MotoGP 2025

Pada seri ke-20 MotoGP 2025 yang akan digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, mulai Jumat (23/10) hingga Minggu (25/10), kondisi pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia, menjadi perhatian utama. Meski memiliki catatan impresif di sirkuit tersebut, performa Bagnaia belakangan ini dinilai menurun.

Ducati, pabrikan asal Italia, memiliki rekor yang sangat baik di Sirkuit Sepang dengan delapan kemenangan balapan utama dan dua kemenangan Sprint Race. Hal ini membuat mereka difavoritkan untuk kembali mendominasi pada edisi 2025. Namun, Bagnaia justru menjadi sorotan karena penurunan performanya dalam beberapa seri terakhir.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah tampil kurang meyakinkan di MotoGP Indonesia dan Australia, Bagnaia dianggap mengalami penurunan signifikan. Valentino Rossi, pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, menyampaikan bahwa pihak VR46 Riders Academy telah memberikan dukungan maksimal kepada Bagnaia agar bisa kembali ke performa terbaiknya.

“Kami telah memberikan segala dukungan yang dibutuhkan Pecco. Sekarang semua tergantung bagaimana ia mengembalikan kepercayaan diri dan feeling terhadap motornya,” ujar Rossi.

Meskipun berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya, Marc Marquez, Bagnaia sempat tampil kompetitif di awal musim. Sayangnya, seiring berjalannya musim, ia mengalami masalah dengan grip ban belakang yang memengaruhi kecepatannya. Pada tes Misano di pertengahan September lalu, Bagnaia bahkan mencoba motor Desmosedici GP24 milik Franco Morbidelli untuk mencari konfigurasi terbaik yang bisa diterapkan di Desmosedici GP25 miliknya.

Usaha Bagnaia terbayar di Motegi, Jepang, di mana ia meraih pole serta kemenangan di Sprint dan Grand Prix. Namun, hasil tersebut tidak terulang di Seri Indonesia dan Australia, di mana Bagnaia pulang tanpa satu pun poin. Rossi mengaku heran melihat hal ini.

"Pecco adalah tiga kali juara dunia, termasuk di Moto2 bersama tim kami (VR46). Ia sangat cepat, tetapi tahun ini sedikit mengalami kesulitan," ujarnya.

"Selama tiga tahun terakhir, ia selalu berjuang memperebutkan gelar dunia. Ia memenangkan dua di antaranya. Tahun lalu ia kalah di balapan terakhir. Ia telah membuktikan kualitasnya. Tahun ini, karena berbagai alasan, ia belum merasa nyaman dengan motor Ducati yang baru. Ia mulai kesulitan, terlebih dengan rekan setim secepat Marquez," lanjut Rossi.

Uniknya, kendala Bagnaia tidak dirasakan oleh pengendarai GP25 lainnya, seperti Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Dalam balapan utama di Australia, 'Diggia' sukses finis kedua dan naik podium, sementara Bagnaia gagal finis.

"Kami sedang melalui masa sulit, dan kami berusaha membantunya 100 persen, coba mencari tahu cara mengatasi situasi ini. Kami belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi, tetapi kami yakin Pecco akan kembali ke depan dan kembali berjuang meraih kemenangan," tegas Rossi.

Akibat hasil buruknya di Indonesia dan Australia, Bagnaia kini melorot ke peringkat keempat klasemen pembalap dengan koleksi 274 poin, tersalip oleh rider Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, dengan 282 poin.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan