
Pembalap Muda Indonesia, Veda Ega Pratama, Menjadi Sorotan di Dunia Balap
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, semakin menunjukkan kemampuannya dalam dunia balap internasional. Setelah menutup musim 2025 sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup, ia kini menjadi incaran tim satelit Ducati Gresini Racing yang ingin melihatnya naik kelas ke MotoGP.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Direktur Pemasaran dan Komersial Gresini Racing, Carlo Merlini, Veda menunjukkan potensi besar dengan finis tiga besar di Red Bull Rookies Cup. Ia menyatakan hal tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Pembalap Gresini Racing saat ini, Alex Marquez, juga secara spontan menyebut nama Veda Ega Pratama. “Pratama,” katanya. Merlini menegaskan bahwa Veda adalah pembalap Asia yang kuat dan memiliki ruang untuk berkembang di MotoGP.
“Kami membutuhkan pembalap Asia yang kuat,” ujar Merlini. Ia juga mengungkap bahwa putranya telah terlibat langsung dalam pengawasan Veda Ega. “Putra saya adalah asisten pribadinya dan manajer masa depannya,” tambahnya.
Merlini menilai pentingnya kehadiran pembalap Asia di MotoGP. Ia menyebutkan bahwa kejuaraan ini melakukan pekerjaan besar dalam mencari dan mengembangkan bakat Asia. Ia juga menyoroti program Asia Talent Cup serta jumlah balapan dan sponsor yang ada di wilayah tersebut.
Prestasi Mengesankan di Red Bull Rookies Cup
Veda Ega Pratama mencatatkan pencapaian luar biasa dalam musim keduanya di Red Bull Rookies Cup. Juara Asia Talent Cup 2023 ini berhasil mengumpulkan total 181 poin. Ia terpaut 55 angka dari juara, Brian Uriarte, dan unggul 10 poin dari rival terdekatnya, Hakim Danish dari Malaysia.
Selama musim, Veda meraih tiga kemenangan. Dua di antaranya diraih di Mugello, Italia, sementara satu kemenangan lainnya diperoleh di Sachsenring, Jerman. Ia juga mencuri perhatian dengan aksi berani di lintasan, termasuk kemenangan di detik akhir dengan selisih 0,011 detik di Mugello.
Potensi Masa Depan yang Menjanjikan
Dengan prestasi yang luar biasa, Veda Ega Pratama tidak hanya menjadi harapan bagi olahraga balap Indonesia, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembalap Asia dapat bersaing di tingkat global. Kehadirannya di MotoGP bisa membuka peluang baru bagi para pembalap Asia untuk menunjukkan kemampuan mereka di ajang bergengsi ini.
Gresini Racing, dengan pengalaman dan jaringan yang luas, tampaknya siap memberikan dukungan penuh kepada Veda Ega. Ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan bakat muda di Asia, sekaligus memperkuat kompetisi MotoGP dengan talenta-talenta baru yang berpotensi.