Video gempa Jepang 2024, bukan 2025

admin.aiotrade 17 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Video gempa Jepang 2024, bukan 2025

Gempa Besar di Jepang yang Tidak Terjadi Pada 2025

Pada 8 Desember lalu, gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang lepas pantai utara Jepang dan menyebabkan puluhan orang terluka. Namun, video yang menunjukkan tiang listrik dan bangunan bergoyang-goyang di sebuah jalanan bukanlah menunjukkan kejadian tersebut. Faktanya, video itu berasal dari gempa besar yang terjadi pada tahun baru 2024.

Video tersebut sempat viral di media sosial dengan keterangan "Gempa Jepang 8 Desember 2025" dalam postingan Facebook yang diunggah pada 9 Desember 2025. Dalam video tersebut, tampak getaran gempa mengakibatkan bangunan-bangunan dan tiang-tiang listrik bergoyang-goyang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rekaman itu beredar setelah gempa berkekuatan 7,5 magnitudo menggegerkan Aomori di wilayah utara Jepang dan mengguncang bangunan-bangunan, merusak jalanan, memecahkan jendela-jendela, serta memicu tsunami setinggi 70 cm. Pihak otoritas Jepang menyatakan setidaknya 51 orang terluka akibat guncangan tersebut dan memperingatkan warga untuk tetap waspada karena kemungkinan adanya gempa lebih besar lagi.

Namun, video tersebut sebenarnya berasal dari peristiwa gempa besar yang terjadi pada hari pertama tahun 2024.

Gempa Tahun Baru 2024

Sebelumnya, tim periksa fakta AFP juga pernah menyanggah postingan-postingan berbahasa Spanyol yang menggunakan video tersebut untuk menyebarkan misinformasi. Pencarian gambar terbalik di Google dengan menggunakan potongan-potongan gambar dari video dalam postingan salah menemukan bahwa video yang sama sudah pernah dibagikan dalam kanal YouTube milik media Jepang MBS News pada 11 Januari 2024.

Video yang beredar dalam postingan salah di media sosial itu sudah dipotong dan dibalik secara horizontal dari video aslinya.

Keterangan dalam laporan berbahasa Jepang dari MBS News mengatakan bahwa video itu direkam dari dalam sebuah mobil yang melintas di Kota Anamizu, Prefektur Ishikawa, ketika gempa terjadi. Rekaman tersebut juga cocok dengan citra dari Google Street View di area itu.

Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo dan gempa-gempa susulan setelahnya menghancurkan sebagian wilayah Ishikawa di pesisir Laut Jepang, merobohkan bangunan, merusak jalan, dan memicu kebakaran besar.

Gempa yang terjadi di hari pertama tahun 2024 yang menewaskan 470 jiwa itu adalah gempa paling mematikan di Jepang dalam satu dekade terakhir.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan