Video Menteri Keuangan yang Viral dan Kebingungan yang Terjadi
Sebuah video yang beredar di media sosial Instagram menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang berbicara di depan mikrofon, sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berdiri di belakangnya. Tampilan ini tampak sangat resmi dengan panggung yang terlihat formal dan mikrofon berlogo pemerintah. Narasi yang menyertai video tersebut mengklaim bahwa Menteri Keuangan telah meluncurkan layanan pinjaman online bernama “Koperasi Merah Putih” dengan bunga nol persen, tanpa biaya, dan tanpa BI Checking.
Dalam narasi lengkap yang beredar, disebutkan bahwa proses pengajuan pinjaman hanya memakan waktu 10 hingga 30 menit. Bagi sebagian masyarakat, klaim ini terdengar sangat menarik dan menggoda, karena menawarkan pinjaman tanpa bunga, tanpa BI Checking, dan dengan cap resmi pemerintah. Namun, benarkah informasi tersebut?
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penelusuran Fakta: Video Asli Tak Ada Kaitannya dengan Pinjaman Online
Setelah dilakukan penelusuran lebih mendalam, tidak ditemukan satupun informasi resmi dari Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, atau lembaga pemerintahan mana pun yang menyatakan adanya peluncuran layanan pinjaman online seperti yang disebutkan dalam unggahan viral tersebut.
Video yang digunakan ternyata berasal dari konteks yang sepenuhnya berbeda. Cuplikan yang beredar di Instagram identik dengan video yang diunggah secara resmi di kanal YouTube Sekretariat Presiden berjudul:
“LIVE: KetPers Menko Perekonomian dan Menkeu terkait Stimulus Ekonomi, Kantor Presiden, 15 September 2025.”
Video berdurasi sekitar 20 menit itu berisi konferensi pers resmi antara Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang membahas stimulus ekonomi nasional dan kebijakan penyaluran dana sebesar Rp200 triliun kepada lima bank anggota Himbara.
Dalam kesempatan itu, Purbaya menjelaskan bahwa dana tersebut bertujuan memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bukan meluncurkan program pinjaman online berbunga nol persen.
Dengan kata lain, video tersebut dipotong, diberi narasi palsu, lalu disebarkan ulang untuk kepentingan yang tidak jelas.
Waspada Modus Penipuan Berkedok Program Pemerintah
Modus seperti ini bukan kali pertama terjadi. Dengan memanfaatkan wajah pejabat publik dan simbol-simbol resmi negara, pelaku hoaks mencoba membangun kredibilitas palsu agar masyarakat percaya.
Tak jarang, tautan yang disertakan di unggahan semacam itu justru mengarah ke situs phishing atau aplikasi ilegal yang berpotensi mencuri data pribadi.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap unggahan menyesatkan semacam ini.
Informasi resmi tentang Koperasi Desa Merah Putih hanya dapat diakses melalui situs resmi berikut: https://merahputih.kop.id/
Maka dapat dipastikan, video Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meluncurkan layanan pinjaman online bunga 0 persen adalah Hoaks.
Catatan Akhir: Bahaya Satu Video yang Disalahgunakan
Satu video resmi yang dipelintir bisa menciptakan kebingungan luas di masyarakat. Dalam kasus ini, nama baik seorang pejabat negara digunakan untuk membungkus klaim palsu yang berpotensi menjerumuskan rakyat ke perangkap penipuan digital.
Karena itu, penting bagi publik untuk tidak mudah tergiur oleh janji “pinjaman mudah tanpa bunga” yang mencatut nama lembaga negara. Pastikan selalu memeriksa sumber informasi dari kanal resmi pemerintah, bukan dari narasi dramatis di media sosial yang belum tentu benar.