Video Viral Dokter Vs Warga di Anjatan, Heboh Media Sosial

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
Video Viral Dokter Vs Warga di Anjatan, Heboh Media Sosial
Video Viral Dokter Vs Warga di Anjatan, Heboh Media Sosial

Insiden Kekerasan di Desa Anjatan Baru, Seorang Dokter Dilaporkan Dianiaya

Sebuah video yang menampilkan pertikaian antara seorang dokter dan beberapa warga di Desa Anjatan Baru, Kabupaten Indramayu, viral di media sosial. Kejadian ini terjadi pada Kamis sore, 23 Oktober 2025, dan memicu perhatian masyarakat luas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam rekaman tersebut, tampak adu argumen yang memanas di area pemukiman warga. Beberapa orang mencoba menenangkan situasi, namun tensi emosi antara kedua pihak cukup tinggi. Akibatnya, kejadian ini menjadi sorotan publik dan menjadi topik perbincangan di media sosial.

Banyak pihak menyampaikan pentingnya menjaga etika komunikasi serta menahan emosi dalam berinteraksi sesama warga. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Penyelidikan Awal Terkait Kasus Kekerasan

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolsek Anjatan AKP H. Rasita mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban. Menurutnya, korban sudah membuat laporan ke Polsek Anjatan dan saat ini kasus sedang ditindaklanjuti.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat pelapor sedang bekerja di Rumah Sakit Al Irsyad. Pelapor menerima telepon dari istri yang mengabarkan bahwa spion mobilnya dipukul oleh seseorang diduga Kuwu (Kepala Desa) dan ada beberapa orang yang mengejar hingga ke rumah.

Setelah mendengar kabar tersebut, pelapor langsung pulang ke rumah. Sekira pukul 14.30 WIB, pelapor tiba di rumahnya di Dusun Karangmalang, Rt/Rw 001/006, Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.

Pelapor menanyakan kejadian tersebut kepada istri dan istri menunjuk ke arah beberapa orang yang mengejarnya. Saat itu, orang-orang tersebut berada di seberang rumah.

Kemudian, pelapor berjalan menuju arah seberang jalan, namun baru sampai di tengah jalan, ia dihadang oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Akibatnya, pelapor mundur ke depan rumah, tetapi beberapa orang tersebut langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap pelapor.

Luka yang Dialami Korban

Akibat kekerasan tersebut, pelapor mengalami luka di bagian pipi kanan, kening sebelah kiri, dan belakang telinga kanan. Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan melakukan visum terhadap korban.

AKP Rasita menegaskan bahwa pihaknya akan memproses laporan ini secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ia juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan secara musyawarah dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Tindakan Objektif dari Pihak Kepolisian

Kapolsek Anjatan memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara objektif, dengan mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada kepolisian. Semua pihak akan diperiksa secara adil.

Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengingatkan masyarakat untuk aktif memanfaatkan kanal pelaporan yang tersedia. Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan