
Rencana Ambisius VR46 Racing Team untuk Mendatangkan Pedro Acosta
Pertamina Enduro VR46 Racing Team dikabarkan tengah merancang strategi besar untuk merekrut pembalap muda Spanyol, Pedro Acosta, dalam bursa transfer pembalap MotoGP 2027. Langkah ini menjadi salah satu target utama tim yang dipimpin oleh legenda hidup Valentino Rossi dalam beberapa tahun ke depan.
Ketertarikan VR46 terhadap Acosta bukanlah hal baru. Pembalap muda tersebut menjadi incaran banyak tim top setelah menunjukkan performa luar biasa di musim debutnya di kelas utama. Namun, peluang untuk merekrutnya baru bisa terbuka pada 2027 karena Acosta masih terikat kontrak dengan KTM hingga akhir MotoGP 2026.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
VR46 dikabarkan terus memantau situasi Acosta, terutama karena sang pembalap disebut belum sepenuhnya puas dengan performa motor KTM RC-16. Di sisi lain, VR46 yang kini menjadi tim satelit Ducati membutuhkan sosok baru setelah ditinggalkan Marco Bezzecchi yang hijrah ke Aprilia.
Uccio Salucci, sahabat sekaligus tangan kanan Valentino Rossi di manajemen VR46, mengakui bahwa timnya memiliki kriteria khusus dalam memilih pembalap. Menariknya, Pedro Acosta disebut memenuhi kriteria tersebut, terutama dalam hal keberanian bersaing dengan legenda seperti Marc Marquez, baik di lintasan maupun secara mental di luar arena balap.
Pedro sangat kuat dan masih sangat muda. Dia masih harus membuktikan diri, tetapi dia punya sesuatu yang berbeda dari yang lain, dia brilian, ujar Uccio Salucci, dikutip dari laman Paddock-GP.
Jika rumor ini menjadi kenyataan, maka duet antara VR46 dan Pedro Acosta di MotoGP 2027 bisa menjadi kombinasi eksplosif yang berpotensi mengubah peta persaingan di kelas premier.
Dia memang sedikit kurang ajar, tetapi keberanian itu penting. Dia tidak takut berada di sisi Marc Marquez, sambungnya.
Masalah yang Muncul: Apakah Acosta Tetap Jadi Pilihan Utama?
Yang menjadi sorotan adalah apakah Acosta tetap menjadi pilihan utama jika Pecco Bagnaia keluar dari pabrikan Ducati di MotoGP 2027. Sebab VR46 menjadi tujuan paling ideal bagi Pecco, yang posisinya semakin tersudut. Selain kalah gemilang dari performa Marc Marquez, penampilan Pecco menunjukkan grafik yang menukik.
Saya mengenalnya dengan sangat baik, tetapi untuk memberinya nasihat, saya harus selalu bersamanya. Saya hanya akan memintanya untuk bersenang-senang, jangan berkecil hati, dan berusaha sebaik mungkin. Dia bukan Pecco yang kita kenal, dia tidak punya firasat apa pun. Dia harus bekerja sama dengan timnya, membangun kembali tim, sambung Uccio menambahkan.
Pecco sering datang ke VR46 Hospitality di malam hari, dia seperti anggota keluarga bagi kami, terangnya menambahkan.
Tentu akan menjadi pilihan yang sulit bagi VR46. Antara memilih Pecco Bagnaia atau Pedro Acosta. Di sisi lain, sekalipun bisa melepas Diggia, satu kursi yang tersedia kini dihuni oleh Franco Morbidelli, yang notabenenya adalah murid tertua dari Valentino Rossi.
Jika Ducati memutuskan untuk tak memperpanjang kontrak Pecco Bagnaia, VR46 lah yang akan kelabakan untuk memilih siapa yang akan didatangkan, antara Pecco, Acosta, atau justru keduanya dengan syarat melepas Morbidelli.