
Penguatan Kapasitas BPD di Bolsel untuk Menghadapi Tantangan Anggaran
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Bolsel yang digelar di Hotel Swis-Bel, Manado, pada Minggu (26/10/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota BPD dari tujuh kecamatan. Tema utama yang diusung adalah penguatan kapasitas lembaga desa dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran serta mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Wabup Deddy menekankan pentingnya peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Ia menyampaikan bahwa BPD harus mampu memahami dinamika kebijakan fiskal dan tetap fokus pada kepentingan masyarakat desa. Bimtek ini menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan itu, ujarnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tantangan Anggaran pada Tahun 2026
Deddy menjelaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penuh tantangan karena adanya kebijakan pengetatan anggaran nasional. Ia menyebutkan bahwa Alokasi Dana Sektoral (ADS) akan turun dari Rp59 miliar menjadi Rp52 miliar, sedangkan Alokasi Dana Desa (ADD) berkurang dari Rp38 miliar menjadi Rp33 miliar. Kondisi ini menuntut kreativitas dan kerja sama semua pihak. Ia menegaskan bahwa BPD harus berperan aktif memastikan program desa tetap berpihak kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Selain itu, Wabup juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa, seperti Koperasi Merah Putih (KPM), yang diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan berkelanjutan di tingkat lokal. Deddy menambahkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah tidak akan lagi mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fisik dari APBD. Karena itu, ia mengingatkan pemerintah desa agar lebih cermat dalam menentukan prioritas program.
Kebijakan efisiensi ini harus dipahami bersama. BPD dan pemerintah desa perlu menyosialisasikannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat, katanya.
Apresiasi atas Kolaborasi yang Baik
Menutup sambutannya, Deddy memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemerintah desa yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Bolsel. Capaian ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, desa, dan masyarakat. Semoga prestasi ini terus kita pertahankan, pungkasnya.
Langkah-Langkah yang Diperlukan untuk Menjaga Kualitas Pelayanan
Untuk mencapai hasil yang optimal, beberapa langkah penting perlu dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang ditekankan oleh Wabup Deddy:
- Peningkatan Kapasitas SDM: BPD dan pemerintah desa perlu terus meningkatkan kompetensi anggota mereka melalui pelatihan dan bimbingan teknis secara berkala.
- Koordinasi dengan Stakeholder: Kerja sama antara BPD, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting dalam merancang program yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
- Transparansi dan Akuntabilitas: Setiap penggunaan anggaran harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak terjadi kesalahpahaman atau penyalahgunaan dana.
- Pengembangan PADes: BPD harus aktif dalam mencari alternatif pendapatan yang bisa meningkatkan kemandirian ekonomi desa, seperti pengembangan usaha mikro dan koperasi.
Peran BPD dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Peran BPD tidak hanya terbatas pada pengawasan anggaran, tetapi juga harus menjadi agen perubahan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Dengan memperkuat kapasitas mereka, BPD dapat menjadi mitra yang efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat desa.