
Pentingnya KIA dalam Membangun Masa Depan Anak
Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kesadaran terhadap administrasi kependudukan anak melalui Kartu Identitas Anak (KIA). Pernyataan ini disampaikan pada Minggu, 26 Oktober 2025. Ia menekankan bahwa KIA bukan hanya sekadar dokumen administratif, tetapi memiliki peran vital dalam memastikan akses anak terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum.
KIA bukan hanya selembar kartu dengan foto anak, tapi identitas yang membuka akses pada hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan hukum. Kadang orang tua belum menyadari, administrasi seperti ini justru jadi pondasi masa depan anak, ujar Juli.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
KIA sebagai Dasar untuk Hak-Hak Anak
Menurut Juli, Pemkab Mempawah terus berupaya mendorong masyarakat agar aktif mengurus KIA bagi anak-anak mereka. Pemerintah juga bekerja sama dengan sejumlah mitra swasta untuk memberikan manfaat tambahan bagi pemegang KIA, seperti potongan harga di tempat wisata, arena permainan, dan pusat pembelajaran.
Kalau manfaatnya bisa dirasakan langsung, orang tua tentu akan lebih antusias. Kita ingin kesadaran ini tumbuh bukan karena kewajiban, tapi karena paham manfaatnya, ucapnya.
Capaian KIA di Kabupaten Mempawah
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mempawah, tercatat 87 persen anak di daerah ini telah memiliki KIA. Persentase tersebut menjadikan Mempawah sebagai kabupaten dengan capaian tertinggi kedua di Kalimantan Barat.
Ini pencapaian yang patut kita syukuri, tapi belum selesai. Masih ada anak-anak yang belum tercatat, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar tak ada yang tertinggal dari sisi administrasi, tegas Juli.
Membangun Budaya Kesadaran Administrasi Sejak Dini
Ia menambahkan, tertib administrasi kependudukan sebaiknya dibangun sejak usia dini agar menjadi budaya masyarakat yang sadar pentingnya identitas hukum.
KIA ini bukan proyek pemerintah, tapi hak anak yang wajib kita penuhi bersama. Kalau sejak kecil anak sudah punya identitas resmi, mereka akan tumbuh dalam sistem yang tertib, terlindungi, dan siap menghadapi masa depan, tutupnya.
Manfaat KIA yang Harus Dikenali Orang Tua
- Akses ke Layanan Pendidikan: KIA memastikan anak dapat mengakses pendidikan secara legal dan resmi.
- Akses ke Layanan Kesehatan: KIA memudahkan akses ke fasilitas kesehatan, termasuk vaksinasi dan layanan kesehatan lainnya.
- Perlindungan Hukum: KIA menjadi bukti identitas yang diperlukan dalam berbagai situasi hukum, seperti pengajuan dokumen resmi atau perlindungan dari tindakan tidak sah.
- Manfaat Tambahan: Banyak institusi memberikan diskon atau akses khusus kepada pemegang KIA, seperti di tempat wisata atau pusat pembelajaran.
Upaya Pemerintah dalam Mempercepat Pengurusan KIA
Pemerintah Daerah Mempawah terus melakukan sosialisasi dan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya KIA. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan manfaat tambahan bagi pemegang KIA.
Peran Orang Tua dalam Proses Administrasi KIA
Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak memiliki KIA. Mereka harus memahami bahwa KIA bukan hanya formalitas, tetapi alat penting untuk membangun masa depan anak. Orang tua perlu aktif mengurus KIA sejak anak lahir agar anak memiliki identitas resmi yang akan berguna sepanjang hidupnya.
Tantangan yang Dihadapi
Meskipun capaian KIA cukup tinggi, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Beberapa anak belum tercatat dalam sistem administrasi kependudukan. Ini menjadi tugas bersama untuk memastikan setiap anak memiliki identitas resmi.
Kesimpulan
Dengan adanya KIA, anak-anak akan memiliki akses yang lebih baik ke berbagai layanan dasar. Selain itu, KIA juga menjadi fondasi untuk membangun budaya kesadaran administrasi kependudukan sejak dini. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan semua anak memiliki identitas resmi. Dengan begitu, anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang tertib, terlindungi, dan siap menghadapi masa depan.