
Pembukaan Kejurnas Catur ke-50 dan Rakernas Percasi ke-45 di Mamuju
Pembukaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) ke-45 tahun 2025 resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, di Mamuju pada Jumat, 7 November 2025. Acara ini menjadi momen penting bagi dunia catur nasional, yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan peserta dari seluruh Indonesia.
Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting dalam Acara
Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Umum PB Percasi, Drs. GM Utut Adianto, jajaran pengurus Percasi pusat, serta unsur pemerintah daerah. Selain itu, para peserta dan pecinta catur dari berbagai wilayah juga hadir dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap ajang olahraga yang digelar di Sulbar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pesan Wakil Gubernur Sulbar
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulbar sebagai tuan rumah dua agenda nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kejurnas bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menjunjung tinggi semangat sportivitas.
"Melalui Kejurnas dan Rakernas ini, kita ingin menumbuhkan semangat juang, berpikir strategis, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat pembangunan manusia yang berdaya saing di Subar," ujarnya.
Dampak Ekonomi yang Positif
Lebih lanjut, ia menilai bahwa kegiatan berskala nasional seperti Kejurnas catur turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. "Dengan diadakannya Kejurnas ini, tentu memberikan efek berganda bagi ekonomi lokal. Aktivitas peserta dan tamu dari berbagai daerah akan mendorong perputaran uang di sektor transportasi, perhotelan, jasa, konsumsi, hingga sektor produktif lainnya," jelasnya.
Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi
Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurnas juga menjadi wadah penting bagi pembinaan dan penjaringan atlet berprestasi di tingkat nasional. "Melalui Kejurnas catur ini, kita sekaligus menguji kemampuan para atlet dalam pencarian bibit-bibit talenta olahraga nasional yang kelak bisa mewakili Indonesia di ajang internasional. Inilah langkah nyata menuju kebangkitan prestasi olahraga nasional," tegasnya.
Promosi Potensi Pariwisata dan Budaya
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan atlet dan pengurus Percasi dari berbagai provinsi di Indonesia ini juga menjadi momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata dan budaya lokal Sulbar. Selain pertandingan, Rakernas Percasi ke-45 turut membahas arah pembinaan dan pengembangan catur nasional, termasuk peningkatan prestasi atlet di kancah internasional.
Komitmen untuk Mendukung Olahraga
Mantan TNI AD itu berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk catur, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul dan berintegritas. "Catur mengajarkan kita berpikir ke depan, mengambil keputusan dengan tenang, dan menghormati lawan. Nilai-nilai inilah yang kita harapkan tumbuh dalam diri generasi muda Sulbar," tuturnya.
Penutupan Sambutan
Menutup sambutannya, Salim S Mengga berpesan kepada seluruh atlet agar bertanding dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. "Bertanding lah dengan sportivitas yang tinggi, junjung semangat persaudaraan, dan jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan serta memperkaya pengalaman," pungkasnya.