Pembukaan Rakor TKPKD dan Forum Konsultasi Publik RPKD Provinsi Sulawesi Tengah
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Gubernur tentang Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Nagana Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (07/11/2025). Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah agenda strategis yang membutuhkan sinergi lintas sektor.
“Program penetasan kemiskinan adalah bagian penting dari upaya memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan konsolidasi untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wagub mengimbau kepada para Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota selaku Ketua TKPKD di masing-masing daerah untuk memahami kondisi dan persoalan kemiskinan secara detail di wilayahnya, serta memastikan solusi yang diambil tepat sasaran.
“Kenapa saya dan Pak Gubernur memprioritaskan Berani Sehat dan Berani Cerdas? Karena dua hal itu merupakan akar persoalan kemiskinan yang harus diselesaikan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program 9 BERANI berkomitmen mendukung agenda nasional sesuai Nawacita Presiden dalam percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tema kegiatan tahun ini adalah “Penguatan Kelembagaan TKPKD dan Kolaborasi Multi Pihak dalam Mendorong Efektivitas Penanggulangan Kemiskinan melalui Transformasi Sosial, Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025.” Tema ini mengandung makna bahwa penurunan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, namun harus ditempuh melalui pendekatan terpadu, sistematis, dan berkeadilan.
Berdasarkan data Maret 2025, tingkat kemiskinan Provinsi Sulawesi Tengah berada di angka 10,92 persen, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 356,19 ribu jiwa. Meskipun menunjukkan tren penurunan, angka tersebut masih berada di atas rata-rata nasional.
Sementara itu, persentase kemiskinan ekstrem pada periode Maret 2024 berada di angka 1,27 persen. Wagub berharap rakor ini menjadi titik konsolidasi dan penyamaan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. “Mari kita bergandengan tangan untuk menetaskan kemiskinan secara maksimal dengan strategi yang jitu,” tutupnya.
Tujuan dan Langkah Strategis dalam Penanggulangan Kemiskinan
Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk menyelaraskan program prioritas nasional dan daerah sebagaimana Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat kelembagaan TKPKD dan meningkatkan kolaborasi multi pihak dalam rangka mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Beberapa langkah strategis yang akan diambil antara lain:
- Peningkatan koordinasi lintas sektor – Memastikan semua pihak terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.
- Penguatan data dan monitoring – Menggunakan data yang akurat dan terkini untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran.
- Peningkatan partisipasi masyarakat – Melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan.
Setelah pembukaan kegiatan, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Gubernur tentang RPKD oleh 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.
Peserta yang Hadir
Turut hadir dalam kegiatan ini:
- Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Imron Taufik J. Musa
- Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, M.T.
- Perwakilan BPKP
- Perwakilan Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah
- Para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
- Perwakilan lembaga masyarakat dan mitra pembangunan
Kehadiran para peserta ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan program penanggulangan kemiskinan yang efektif dan berkelanjutan.