Wajib Coba Toge Goreng Hj. Omah, Legenda Bogor Sejak 1970 dengan Bumbu Tauco Unik

admin.aiotrade 17 Des 2025 4 menit 13x dilihat
Wajib Coba Toge Goreng Hj. Omah, Legenda Bogor Sejak 1970 dengan Bumbu Tauco Unik

Sejarah dan Ciri Khas Toge Goreng Hj. Omah di Bogor

Bogor dikenal dengan berbagai kuliner legendaris yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat. Salah satu hidangan yang sangat terkenal adalah toge goreng, sebuah hidangan tradisional yang memiliki ciri khas baik dari proses memasaknya maupun alat yang digunakan.

Toge goreng biasanya terdiri dari toge yang digoreng kemudian dicampur dengan tahu, mie kuning, lontong, dan disiram dengan kuah kental yang terbuat dari tauco dan oncom. Namun, di antara banyak penjual toge goreng, ada satu nama yang sangat dikenal dan selalu ramai dikunjungi, yaitu Toge Goreng Hj. Omah. Rasanya yang unik dan bahan-bahan berkualitas menjadikannya sebagai salah satu tempat makan favorit warga dan wisatawan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Lokasi dan Keunikan Tempat

Di area Bogor Permai, sebuah spanduk kuning mencolok menandai lokasi kedai kecil berukuran 4×2 meter tempat Toge Goreng Hj. Omah berdiri. Meskipun tersembunyi, kedai ini selalu ramai dikunjungi oleh warga dan pengunjung dari luar kota.

Usaha ini dimulai oleh H. Ujang lebih dari 50 tahun lalu dengan racikan tradisional yang tetap dipertahankan hingga saat ini. Awalnya, kedai ini berlokasi di dekat PLN Rumah Sakit Salak sebelum pindah ke kawasan Bogor Permai pada awal 2000-an.

Asep, penerus usaha generasi ketiga, mengenang perjalanan panjang usaha Toge Goreng Hj. Omah sejak masa kakeknya. “Usaha ini dirintis sejak tahun 1970 oleh kakek saya, H. Ujang. Setelah itu diteruskan oleh ibu saya, Hj. Omah, sebagai generasi kedua. Dan saat ini saya ikut membantu sebagai generasi ketiga,” ujarnya.

Bagi Asep, menjaga usaha ini bukan hanya tentang menjaga rasa, tetapi juga menjaga nama besar yang melekat pada kuliner legendaris Bogor. “Namanya sudah dikenal, tapi mempertahankannya tidak mudah karena persaingan kuliner di Bogor semakin banyak, sementara kami tetap memakai racikan tradisional,” jelasnya.

Bumbu Tauco Tanpa Oncom

Ciri khas Toge Goreng Hj. Omah terletak pada penggunaan tauco tanpa oncom. Berbeda dari kebanyakan usaha toge goreng yang menggunakan campuran tauco dan oncom, racikan Toge Goreng Hj. Omah hanya menggunakan tauco sehingga rasanya lebih bersih, ringan, namun tetap gurih dan meresap.

Tauco dimasak perlahan dengan toge, mie, dan tahu, lalu disajikan di atas lontong hangat yang mengeluarkan aroma tauco lembut tanpa bau menyengat. “Penjual toge goreng di Bogor memang banyak, tapi pembeda kami ada di tauco tanpa oncom yang rasanya lebih halus dan cepat meresap,” jelas Asep.

Kesegaran bahan selalu dijaga, toge renyah, mie lembut, dan tahu yang selalu baru, dengan racikan yang sama sejak generasi pertama, sehingga rasa tetap konsisten.

Proses Masak Tradisional yang Tetap Terjaga

Teknik memasak tetap sama sejak puluhan tahun lalu, dengan bahan ditumis di wajan besar yang menghasilkan aroma tauco panas dan gurih. Meski zaman terus berubah, teknik memasak tetap sama sejak puluhan tahun lalu. Bahan ditumis di wajan besar yang menghasilkan aroma tauco harum dan gurih.

“Cara masaknya masih sama seperti dulu, tanpa proses instan, bumbunya tetap diolah secara manual agar rasa khasnya nggak hilang,” katanya. Meski berada di dalam area Bogor Permai, kedai ini tetap ramai, terutama pada akhir pekan saat banyak pengunjung dari luar Bogor yang datang khusus untuk mencicipi toge goreng legendaris ini.

Pengalaman Pelanggan Setia

Ahmad Junaedi, salah satu pelanggan setia sejak tahun 80-an, saat masih dikelola generasi pertama, menurutnya Toge Goreng Hj. Omah rasanya selalu konsisten. “Rasanya konsisten, nggak pernah berubah. Bumbunya meresap, gurihnya pas. Tauconya halus, nggak menyengat seperti yang lain. Untuk harga sih sangat sepadan, malah menurut saya murah untuk ukuran kuliner legendaris begini,” ujarnya.

Ia menilai ciri khas racikan Toge Goreng Hj. Omah terletak pada penggunaan tauco tanpa oncom yang membuat rasanya lebih ringan namun tetap gurih. “Teksturnya juga pas, togenya masih crunchy, tahu dan mienya lembut. Ini yang paling autentik dari semua toge goreng yang pernah saya coba,” ungkapnya.

Ia juga memuji suasana kedai yang sederhana namun khas, pelayanan yang ramah dan cepat, serta proses masaknya yang masih tradisional sehingga memberi nuansa nostalgia yang membuatnya terus kembali.

Rasa yang Konsisten dan Harga yang Terjangkau

Dengan cita rasa yang konsisten dan proses masak yang mempertahankan resep lamanya, seporsi Toge Goreng dibanderol seharga Rp23.000. Satu porsinya berisi lontong, toge, mie, tahu, dan bumbu tauco khas yang sudah jadi ciri khas Toge Goreng Hj. Omah.

Selain itu, ada juga pilihan menu baru berupa kerupuk mie yang dijual seharga Rp12.000 dan cocok jadi pelengkap saat menyantap toge goreng. Toge Goreng Hj. Omah buka setiap hari dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Di akhir pekan biasanya lebih ramai, disarankan datang lebih pagi biar nggak kehabisan.

Lokasinya ada di Jalan Jend. Sudirman No. 23A, Pabaton, Bogor Tengah, tepat di kawasan Sempur. Tempatnya sederhana tapi cukup luas dan dilengkapi area parkir yang memadai.

Dengan reputasi sejak 1970 dan rasa yang nggak berubah sampai sekarang, kedai ini jadi salah satu kuliner yang wajib masuk daftar kalau kamu lagi main ke Bogor.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan