Wakapolri Laporkan Kebocoran di SMAN 72 Jakarta Utara

admin.aiotrade 07 Nov 2025 2 menit 10x dilihat
Wakapolri Laporkan Kebocoran di SMAN 72 Jakarta Utara


Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo telah memberikan laporan mengenai insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11). Laporan tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dedi menyampaikan hal ini setelah menghadiri pelantikan sepuluh anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian di Istana Merdeka Jakarta. “Sudah (melapor ke presiden),” ujarnya saat ditanya mengenai laporan tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia juga telah memerintahkan Polda Metro Jaya dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ledakan di SMAN 72. “Sedang didalami, nanti akan disampaikan hasilnya. Secepatnya akan ditangani,” katanya.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago sebelumnya juga telah memerintahkan Polda Metro Jaya dan Komando Distrik Militer (Dandim) setempat untuk memeriksa ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading.

Kronologi Ledakan Diduga Bom Rakitan SMAN 72 Jakarta, Terjadi Jelang Salat Jumat

SMA 72 Kelapa Gading (aiotrade/Ade Rosman)

Djamari juga menyampaikan bahwa ia telah mengirim Wakil Menteri (Wamen) Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus agar dapat turun langsung ke lokasi kejadian.

“Sekarang sedang diolah di situ dengan Kapolda dan Dandim. Wamen saya juga ada di sana,” kata Djamari di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (7/11).

Menurutnya, aparat kepolisian dan personel TNI di lapangan masih belum bisa memastikan penyebab ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Djamari menjelaskan bahwa saat ini para aparat masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi awal di lokasi kejadian.

Beberapa pihak terkait seperti polisi dan TNI sedang bekerja sama untuk mengetahui secara pasti apa penyebab dari ledakan tersebut. Proses penyelidikan ini dilakukan dengan mendalami berbagai kemungkinan, termasuk kemungkinan adanya bom rakitan atau bahan-bahan yang tidak aman.

Sejumlah saksi mata dan petugas keamanan di lokasi juga dimintai keterangannya untuk membantu proses investigasi. Selain itu, pihak berwajib juga melakukan pemeriksaan terhadap lingkungan sekitar sekolah guna mencari bukti-bukti tambahan.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang mengenai jenis benda yang meledak. Namun, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan adanya bahan peledak yang tidak sah atau alat yang digunakan untuk tujuan merusak.

Pihak sekolah dan masyarakat sekitar tetap waspada dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Di sisi lain, pihak kepolisian dan TNI berkomitmen untuk menangani kasus ini dengan cepat dan transparan.

Selama proses investigasi berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pihak berwenang akan terus memperbarui perkembangan kasus ini melalui saluran resmi mereka.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan