Instruksi Wakil Bupati Pidie untuk PPPK: Menanam Pohon Melinjo sebagai Kepatuhan dan Kepedulian
Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, memberikan instruksi khusus kepada seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pidie. Ia meminta setiap peserta PPPK untuk menanam dua batang pohon melinjo di pekarangan rumah atau kebun masing-masing. Instruksi ini disampaikan saat membuka acara Orientasi bagi PPPK Angkatan I Tahun 2025, yang berlangsung pada Selasa (21/10/2025).
Dalam sambutannya, Alzaizi menjelaskan bahwa tujuan dari penanaman pohon melinjo adalah untuk melestarikan tanaman endemik yang menjadi ciri khas Kabupaten Pidie. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dari PPPK dalam upaya menjaga lingkungan dan keberlanjutan alam.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Instruksi ini sejalan dengan pernyataan Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, yang sebelumnya juga menyampaikan hal serupa saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi PPPK formasi tahun 2024. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program yang bertujuan mengedepankan keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan perlindungan tanaman lokal.
Lebih lanjut, Alzaizi mengingatkan bahwa tindak lanjut dari instruksi tersebut merupakan bagian dari loyalitas pegawai ASN terhadap atasan. Ia menegaskan bahwa selama perintah tidak bertentangan dengan ketentuan negara dan agama, para pegawai wajib menjalankannya.
"Selama perintah itu tidak melanggar ketentuan Negara dan Agama, saudara-saudara wajib menjalankannya," tegas Alzaizi.
Ia juga berharap agar PPPK dapat menjadi teladan baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Dengan orientasi ini, Alzaizi berharap PPPK dapat bekerja secara kolaboratif, memahami peran masing-masing, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, melayani, dan berintegritas.
Proses Monitoring dan Sertifikat Kelulusan
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pidie, Mulyadi Nurdin, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap implementasi instruksi Bupati dan Wakil Bupati. Ia menjelaskan bahwa koordinasi akan dilakukan dengan dinas-dinas terkait, khususnya untuk peserta pelatihan.
"Kami akan menindaklanjuti amaran Bupati dan Wakil Bupati tersebut dengan melakukan koordinasi dengan Dinas terkait, khusus untuk peserta Pelatihan, akan diberikan sertifikat kelulusan setelah mengirimkan bukti penanaman pohon melinjo kepada panitia pelaksana," ujar Mulyadi Nurdin.
Menurutnya, pemerintah kabupaten menyelenggarakan orientasi bagi PPPK dengan tujuan memperkenalkan nilai-nilai dan etika yang harus diterapkan dalam menjalankan tugas. Acara ini diikuti oleh sebanyak 413 orang yang dibagi dalam enam angkatan.

Orientasi ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kompetensi PPPK, tetapi juga untuk menciptakan kesadaran kolektif tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dengan langkah-langkah seperti penanaman pohon melinjo, pemerintah daerah berusaha membangun budaya kerja yang lebih berkelanjutan dan peduli terhadap lingkungan sekitar.