
Peringatan Hari Pahlawan 10 November: Semangat yang Harus Diwujudkan dalam Kebijakan
Peringatan Hari Pahlawan 10 November tidak boleh hanya menjadi seremoni belaka. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Partai Gerindra, Bahtiyar Rifai, menyerukan sebuah gebrakan: semangat perjuangan pahlawan harus diterjemahkan menjadi kebijakan publik dan tindakan nyata yang memihak warga. Seruan ini relevan dengan tema Hari Pahlawan 2025 "Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan."
Bagi Bahtiyar Rifai, esensi kepahlawanan telah bergeser. Medan tempur saat ini bukanlah pertempuran fisik, melainkan pertarungan integritas, kejujuran, dan keberpihakan di ruang-ruang legislasi dan pelayanan publik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Surabaya adalah kota yang lahir dari keberanian. Tugas kita kini adalah melanjutkan semangat Bung Tomo melalui kerja dan kebijakan yang betul-betul berpihak pada warga," tegas politisi Gerindra ini di Surabaya, Senin, 10 November 2025.
Kepahlawanan Masa Kini: Jujur, Tulus, dan Pro Rakyat
Apa makna pahlawan di era modern? Bahtiyar Rifai memberikan definisi tajam. Menurutnya, nilai kepahlawanan harus diwujudkan dalam hal-hal fundamental:
-
Keberanian untuk Jujur
Menolak kompromi yang merugikan masyarakat luas. -
Integritas dalam Amanah
Menjaga kepercayaan publik di tengah godaan politik. -
Kerja Tulus
Memperjuangkan aspirasi dan kebijakan yang adil bagi seluruh lapisan.
"Kepahlawanan masa kini adalah keberanian untuk jujur, bekerja tulus, dan berdiri di sisi rakyat, meski itu tidak populer secara politik," ujarnya.
Generasi Muda Surabaya: Pahlawan Digital dan Agen Perubahan
Sorotan khusus juga diberikan kepada generasi muda Surabaya. Bahtiyar melihat anak muda sebagai pewaris sah semangat perjuangan, namun dengan metode yang berbeda, yaitu melalui teknologi dan inovasi.
Bagaimana anak muda bisa jadi pahlawan?
- Menggunakan teknologi untuk memajukan UMKM lokal.
- Menciptakan ide dan karya yang mendorong pendidikan dan kemajuan sosial.
- Berani menjadi agen perubahan di tengah tantangan global dan digitalisasi.
Komitmen DPRD Surabaya: Kebijakan Harus Sentuh Masyarakat Bawah
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai menegaskan komitmen Fraksi Gerindra untuk memastikan semangat kepahlawanan hidup dalam setiap keputusan politik daerah.
Fokus utama Fraksi Gerindra adalah:
-
Penguatan Pengawasan
Memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif dan tanpa penyimpangan. -
Keadilan Sosial
Memperjuangkan pembangunan kota yang tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga kesejahteraan ekonomi rakyat kecil.
"Di DPRD, kami mendorong agar setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah. Itu adalah cara terbaik kita menghormati jasa para pahlawan," tutup Bahtiyar.
Refleksi Pahlawan!
Kepahlawanan sejati tidak menunggu penghargaan atau momen besar.
"Selama kita masih berjuang untuk keadilan dan kebaikan kota ini, maka kita sedang menjalankan semangat kepahlawanan itu sendiri," pungkas Bahtiyar Rifai.