
Pertemuan Walikota Pariaman dengan Direktur Jendral GTKPG
Walikota Pariaman, Yota Balad, melakukan pertemuan dengan Direktur Jendral Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Nunuk Suryani. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, pada Kamis, 6 November 2025 lalu.
Dalam audiensi tersebut, Yota Balad menyampaikan beberapa isu penting terkait kondisi guru di Kota Pariaman. Salah satu yang menjadi fokus adalah permasalahan pendidikan minimal guru. Beberapa guru masih belum memiliki gelar Sarjana (S1), sehingga menjadi kendala dalam peningkatan kompetensi mereka.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kami melakukan audiensi ini untuk menanyakan tentang peningkatan kompetensi guru yang ada di Kota Pariaman. Ada guru yang belum berpendidikan minimal Sarjana (S1), dan alhamdulillah tadi kita mendapatkan peluang beasiswa dari Kemendikdasmen untuk guru melanjutkan studi minimal S1, dan kita akan mendorong ini untuk segera terealisasi," ujar Yota Balad.
Selain itu, Yota juga menyampaikan kebutuhan peningkatan kesejahteraan guru. Saat ini, terdapat sekitar 109 orang guru di Kota Pariaman yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pariaman berharap para guru tersebut dapat segera menyelesaikan PPG dan kemudian mendapatkan tunjangan sertifikasi guru.
"Dengan menerima tunjangan sertifikasi tentu semangat kerja guru akan meningkat sehingga secara tidak langsung kualitas pendidikan akan ikut meningkat. Kami akan tugaskan dinas terkait segera memproses ini, sehingga dalam waktu dekat ini bisa sukseskan," tambahnya.
Pertemuan ini juga membahas bagaimana pendistribusian guru di satuan pendidikan di Kota Pariaman. Selain itu, pembahasan juga mencakup pengangkatan kekurangan Kepala Sekolah serta upaya memaksimalkan potensi sekolah yang tersedia.
Fokus pada Penyempurnaan Kualitas Pendidikan
Kota Pariaman terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai inisiatif. Salah satu langkah strategis adalah dengan memastikan bahwa semua guru memiliki kompetensi yang memadai. Dengan adanya program beasiswa dan sertifikasi, diharapkan guru-guru di Kota Pariaman dapat lebih berkualitas dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik bagi siswa-siswa mereka.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam audiensi ini antara lain:
- Peningkatan Kompetensi Guru: Memastikan bahwa seluruh guru memiliki pendidikan minimal S1 dan diberikan kesempatan untuk melanjutkan studi.
- Peningkatan Kesejahteraan Guru: Mendorong guru yang belum mengikuti PPG untuk segera menyelesaikan program tersebut agar bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi.
- Pendistribusian Guru: Membahas strategi distribusi guru yang efektif di berbagai satuan pendidikan.
- Pengangkatan Kepala Sekolah: Mencari solusi untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di beberapa sekolah.
- Pemanfaatan Potensi Sekolah: Memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh setiap sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan Pemerintah Kota Pariaman dapat lebih cepat mewujudkan visi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Dukungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sangat penting dalam proses ini, terutama dalam hal penyediaan beasiswa dan sertifikasi guru.
Langkah Tindak Lanjut
Setelah pertemuan ini, Pemerintah Kota Pariaman akan segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan. Dinas terkait akan bertanggung jawab untuk memproses permohonan beasiswa dan sertifikasi guru, serta memastikan bahwa semua guru yang belum menyelesaikan PPG segera mendaftar dan menyelesaikan program tersebut.
Selain itu, pihak pemerintah juga akan melakukan evaluasi terhadap distribusi guru dan pengangkatan kepala sekolah. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap sekolah memiliki tenaga pengajar yang cukup dan berkualitas.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Pariaman dapat terus meningkat, sehingga mampu memberikan hasil yang optimal bagi siswa-siswa di daerah tersebut.