Wali Kota Bandung Pertimbangkan Bongkar Teras Cihampelas karena Getar dan Tidak Ada Izin

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Wali Kota Bandung Pertimbangkan Bongkar Teras Cihampelas karena Getar dan Tidak Ada Izin
Wali Kota Bandung Pertimbangkan Bongkar Teras Cihampelas karena Getar dan Tidak Ada Izin

Penelitian dan Persiapan Pembongkaran Teras Cihampelas

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penelitian terkait keamanan struktur Teras Cihampelas. Menurutnya, kondisi bangunan tersebut dinilai mengkhawatirkan, sehingga perlu dilakukan pengujian lebih lanjut sebelum memutuskan tindakan yang akan diambil.

"Kami sedang melakukan penelitian. Kalau memang ternyata hasil loading test resmi itu menunjukkan hasil yang kurang dari 100%, maka saya punya alasan untuk membongkar," ujar Farhan pada Selasa, 16 Desember 2025.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Farhan menjelaskan bahwa rencana pembongkaran ini didasarkan atas pengalamannya saat mengikuti kegiatan senam bersama beberapa bulan lalu. Saat itu, Teras Cihampelas di segmen II, yakni dari depan Ciwalk hingga depan SPBU Shell, bergetar saat acara berlangsung.

"Padahal di situ pemandangannya bagus, tapi ya gimana. Asli bergetar, saya pada satu bulan di sana bikin acara, bulan Agustus, saya yakin, pagi-pagi senam bersama 200 orang tiba-tiba bergetar. Wah, ketakutan kita. Jadi kita turun dulu, kita ukur-lah," katanya.

Selain itu, Farhan juga menyebutkan bahwa pembangunan Teras Cihampelas tidak dilengkapi dengan perizinan resmi seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dengan demikian, Teras Cihampelas juga tidak memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF), sehingga harus dibongkar.

"Kalau secara aturan memang ternyata Teras Cihampelas itu tidak punya PBG, karena Kementerian PU sudah menyatakan itu bukan jalan, bukan jembatan, tapi bangunan. Nah, sebagai bangunan, karena tidak punya PBG, otomatis tidak punya Sertifikat Laik Fungsi," ujarnya.

Meski begitu, Farhan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penelitian yang lebih lanjut untuk memastikan bahwa Teras Cihampelas memang layak untuk dibongkar. Ia juga belum mengetahui kapan hasil dari penelitian teknis tersebut bisa diperoleh, namun diperkirakan membutuhkan waktu lama.

"Belum tahu nih, karena begini, kalau kita mau menyatakan bongkar, maka pertanyaan berikutnya, apanya yang dibongkar? Secara teknis, saya sebagai orang awam, melihat ke bawah itu tiangnya waduh, tiangannya segede gitu, gimana cara bongkarnya ya?" katanya.

Namun, kata dia, para ahli bangunan pasti tahu cara melakukan pembongkaran. Bila memang sudah dinyatakan siap untuk dibongkar, termasuk ada persetujuan dari instansi terkait, Farhan memastikan bahwa Pemkot Bandung akan segera membongkarnya.

"Pemerintah kota yang mesti bongkar. Kami lagi penelitian dulu. Kalau penelitiannya sah, benar, bisa diakui secara hukum, kami ajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, apakah boleh dibongkar atau tidak," ujar Farhan.

Penutupan Sementara dan Perawatan Teras Cihampelas

Untuk sementara ini, Farhan menyatakan bahwa Teras Cihampelas dilakukan penutupan dulu, dengan tetap dilakukan perawatan agar tak membahayakan masyarakat. Bahkan, kata dia, penutupan Teras Cihampelas sudah dilakukan sejak lama.

"Perawatan tetap ada. Karena kalau tidak ada perawatan, nanti kalau rusak, ada yang jatuh, itu bisa mengejar orang. Bawahnya tetap kami beautifikasi untuk memberikan kesan supaya tidak kumuh, supaya sesuai dengan saran Pak Gubernur," katanya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan