Wali Kota Bontang Percepat Akses Internet ke Pesisir, Tumbuhkan Kota Tanpa Kesenjangan Digital

admin.aiotrade 25 Okt 2025 4 menit 13x dilihat
Wali Kota Bontang Percepat Akses Internet ke Pesisir, Tumbuhkan Kota Tanpa Kesenjangan Digital
Wali Kota Bontang Percepat Akses Internet ke Pesisir, Tumbuhkan Kota Tanpa Kesenjangan Digital

Pemkot Bontang Percepat Pemerataan Akses Internet

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus berupaya mempercepat pemerataan akses internet di seluruh wilayah, termasuk kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat digitalisasi tanpa kesenjangan teknologi.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa pemerataan jaringan internet merupakan salah satu fokus utama pembangunan daerah. Menurutnya, di era digital saat ini, akses internet bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan dasar masyarakat. Ia mengakui, masih ada beberapa titik di Bontang Lestari, Tihi-Tihi, dan Melahing yang belum terjangkau sinyal secara maksimal.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kami ingin semua warga Bontang, tanpa terkecuali, bisa menikmati layanan internet yang layak. Ini kebutuhan mendasar, bukan sekadar fasilitas,” ungkapnya, Jumat (24/10/2025).

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkot telah menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam program Wi-Fi gratis bagi wilayah blank spot. Program tersebut diharapkan mampu menutup kesenjangan akses digital, terutama di daerah pesisir yang sulit dijangkau operator komersial.

Selain itu, Neni mengaku telah meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk memetakan kebutuhan infrastruktur jaringan dan memperkuat koordinasi dengan penyedia layanan internet. “Kami sudah minta dinas terkait mempercepat pemetaan lokasi prioritas agar pembangunan jaringan bisa tepat sasaran,” kata Neni.

Tantangan dan Solusi yang Diambil

Ia menyebut, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam memperluas jangkauan internet. Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat menyebabkan sejumlah program digitalisasi sempat tertunda. Meski demikian, Pemkot memastikan upaya pemerataan tidak akan berhenti.

Pemerintah juga tengah mengajukan dukungan pembiayaan tambahan dari APBD Provinsi agar program digitalisasi dapat berjalan berkelanjutan. “Kami tetap berkomitmen mencari solusi bersama provinsi dan pusat. Ini bukan proyek jangka pendek, tapi bagian dari visi Bontang menuju kota cerdas,” ucapnya.

Saat ini, cakupan internet di Kota Bontang telah mencapai sekitar 75 persen. Pemerintah menargetkan dalam dua tahun ke depan, seluruh wilayah sudah terhubung dengan jaringan yang stabil dan merata. “Kami ingin tidak ada lagi wilayah yang tertinggal secara digital. Semua warga harus punya kesempatan yang sama untuk berkembang di era teknologi,” pungkas Neni.

Upaya Kolaboratif untuk Mencapai Tujuan

Pemkot Bontang tidak hanya bergantung pada sumber daya internal, tetapi juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya adalah dengan pemerintah provinsi, yang memberikan dukungan baik dalam bentuk dana maupun sumber daya teknis. Selain itu, pemerintah daerah juga aktif berkoordinasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi masyarakat setempat untuk memastikan kebijakan digitalisasi dapat diterima dan diimplementasikan secara efektif.

Pemetaan wilayah yang membutuhkan perbaikan jaringan dilakukan secara sistematis. Proses ini melibatkan survei lapangan, pengumpulan data, serta analisis kebutuhan masyarakat. Hasil pemetaan ini kemudian digunakan sebagai acuan dalam penganggaran dan pelaksanaan proyek infrastruktur.

Kesiapan Infrastruktur untuk Masa Depan

Selain memperluas cakupan jaringan, Pemkot Bontang juga fokus pada peningkatan kualitas layanan. Hal ini meliputi pemeliharaan infrastruktur, peningkatan kapasitas jaringan, serta pengembangan sistem manajemen jaringan yang lebih efisien. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses internet, tetapi juga layanan yang andal dan stabil.

Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat. Pelatihan dan sosialisasi dilakukan agar masyarakat mampu memanfaatkan akses internet secara optimal. Ini penting untuk memastikan bahwa digitalisasi benar-benar bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Visi Masa Depan Bontang

Dalam visinya, Bontang bertekad menjadi kota cerdas yang mampu memanfaatkan teknologi secara penuh. Dengan akses internet yang merata, pemerintah berharap mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Program digitalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan adanya akses internet yang luas, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, serta mengawasi pelaksanaan program pemerintah.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil dan rencana jangka panjang yang matang, Bontang semakin dekat pada tujuannya untuk menjadi kota yang inklusif dan maju dalam era digital.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan