Wali Kota Depok Marah, Minta Tambah CCTV di Kali Cabang Timur

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 26x dilihat
Wali Kota Depok Marah, Minta Tambah CCTV di Kali Cabang Timur

Pemkot Depok Perbanyak Pemasangan CCTV di Kali Cabang Timur

Wali Kota Depok, Supian Suri, memberikan instruksi untuk meningkatkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sepanjang aliran Kali Cabang Timur yang berada di pinggiran Jalan Margonda Raya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengatasi banjir yang sering terjadi saat hujan lebat. Penyebab utamanya adalah saluran air yang tersumbat oleh sampah.

Dengan adanya CCTV, diharapkan masyarakat akan lebih sadar dan tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai. Hal ini juga diharapkan bisa membantu pihak berwajib dalam menegakkan sanksi bagi pelaku pembuangan sampah ilegal.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Seperti tadi di depan Detos kan, untuk alat berat ambil sampahnya itu susah, nanti setelah itu kita buat jaring-jaring,” ujar Supian.

Selain pemasangan CCTV, Pemkot Depok juga telah memasang jaring-jaring di beberapa titik di sekitar Kali Cabang Timur. Jaring-jaring ini bertujuan untuk menjaring sampah yang masuk ke aliran sungai. Sampah-sampah tersebut akan secara rutin dibersihkan agar aliran air dapat lancar mengalir.

Penyebab Banjir di Jalan Margonda Raya

Sebelumnya, Wali Kota Depok, Supian Suri bersama Wakilnya Chandra Rahmansyah melakukan peninjauan di lokasi yang sering tergenang banjir di Jalan Margonda Raya pada hari Kamis (23/10/2024). Mereka didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti, untuk mencari penyebab banjir di wilayah tersebut.

Saat melakukan peninjauan, Supian-Chandra menemukan bahwa aliran Kali Cabang Timur di sekitar Jalan Margonda Raya dipenuhi oleh sampah. Sampah-sampah ini menyumbat drainase sehingga air hujan tidak bisa masuk ke aliran sungai dengan lancar.

“Pertama, kita sama-sama tahu kejadian beberapa bulan yang lalu, Margonda banjir, macet panjang. Dari situ kan kita coba telusuri penyebab-penyebab banjir,” kata Supian di lokasi.

“Nah, salah satu yang kita temui dari mulai ITC sana ke titik ini (Detos), ternyata memang salah satunya adalah sampah yang menumpuk di sepanjang saluran air ini, Kali Cabang Timur,” tambahnya.

Tumpukan Sampah yang Sulit Diangkut

Dari hasil peninjauan tersebut, Supian menemukan bahwa tumpukan sampah sulit diangkut karena tersangkut di kolong drainase. Sampah yang ditemukan bukan hanya sampah rumah tangga, tetapi juga bangku, batang pohon, hingga kursi.

Temuan lainnya menunjukkan bahwa saluran drainase mengalami penyempitan bahkan ada yang ditutupi beton jalan. “Karena memang kondisi di lapangan banyak titik-titik yang sudah tertutup dengan jalan, beton, termasuk titik tadi di depan Detos, sehingga sulit sekali buat ngambil sampah-sampah itu,” ujarnya.

Menurut Supian, hal ini menjadi salah satu penyebab utama banjir di wilayah Margonda saat hujan deras. Parahnya lagi, posisi aliran kali lebih tinggi dari jalan, sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan