
Pengukuhan Tim Satgas Perlindungan GTK dan Duta Lingkungan di Kota Denpasar
Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi mengukuhkan sebanyak 7 orang anggota Tim Satgas Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kota Denpasar di Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang pada Senin, 20 Oktober 2025. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting di Kota Denpasar, termasuk Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Ketua DWP Kota Denpasar, Ida Ayu Widnyani Wiradana. Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama dan para undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan bahwa guru dan tenaga kependidikan merupakan pilar utama dalam mencerdaskan bangsa. Mereka layak mendapatkan rasa aman, perlindungan, serta dukungan penuh dalam menjalankan tugasnya. Pengukuhan Tim Satgas Perlindungan GTK ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot Denpasar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Tujuan dari dibentuknya satgas perlindungan GTK adalah agar tenaga pendidik dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan nyaman tanpa adanya intervensi apa pun. Hal ini juga bertujuan untuk menjamin kelancaran proses pendidikan," ujar Jaya Negara.
Selain pengukuhan Tim Satgas Perlindungan GTK, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan 20 orang Duta Lingkungan PSP dan PSBS Kota Denpasar. Pengukuhan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kota Denpasar, sekaligus sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara.
Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menjelaskan bahwa kehadiran Duta Lingkungan akan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam pengelolaan sampah, mulai dari sumbernya yaitu rumah tangga, desa adat, hingga sekolah. Ia berharap melalui sektor pendidikan, pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS) dapat menjadi edukasi berkelanjutan untuk membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Tujuan dan Peran Tim Satgas Perlindungan GTK
Tim Satgas Perlindungan GTK memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugasnya. Berikut beberapa tujuan utama dari pembentukan tim ini:
- Menciptakan lingkungan kerja yang aman: Memberikan jaminan keamanan bagi guru dan tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya tanpa gangguan eksternal.
- Menjaga kualitas pendidikan: Memastikan proses belajar-mengajar berjalan lancar dan tidak terganggu oleh faktor-faktor negatif.
- Memberikan dukungan penuh: Menyediakan dukungan moral dan administratif kepada tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengembangan pendidikan.
Peran Duta Lingkungan dalam Pengelolaan Sampah
Duta Lingkungan PSP dan PSBS memiliki peran strategis dalam mempromosikan pengelolaan sampah berbasis sumber. Berikut beberapa peran utama mereka:
- Edukasi lingkungan: Memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah secara benar kepada siswa dan masyarakat.
- Kampanye kebersihan: Melakukan sosialisasi dan kampanye kebersihan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
- Pengumpulan sampah: Mengajak siswa dan masyarakat untuk mengumpulkan sampah secara mandiri dan tepat waktu.
- Pengembangan program berkelanjutan: Mendorong inovasi dan program pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
*
Dengan pengukuhan Tim Satgas Perlindungan GTK dan Duta Lingkungan PSP dan PSBS, Pemkot Denpasar menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan dan lingkungan hidup. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Denpasar.