Wali Kota Kendari: Sampah Bukan Buang, Tapi Solusi Ekonomi Keluarga

admin.aiotrade 06 Des 2025 3 menit 10x dilihat
Wali Kota Kendari: Sampah Bukan Buang, Tapi Solusi Ekonomi Keluarga
Wali Kota Kendari: Sampah Bukan Buang, Tapi Solusi Ekonomi Keluarga

Pemerintah Kota Kendari Perkuat Pengelolaan Sampah dari Hulu

Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai memperkuat pengelolaan sampah dengan mendorong pemilahan sampah langsung dari rumah tangga. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran Bank Sampah Merah Putih di Kelurahan Wundubatu, Kecamatan Poasia, pada Sabtu (6/12/2025).

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menjelaskan bahwa bank sampah menjadi strategi utama untuk mengurangi volume sampah rumah tangga yang selama ini berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Puuwatu. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Hari ini kita sama-sama hadir dalam launching bank sampah, yang mana dengan tujuannya adalah mengurangi sampah rumah tangga atau sampah-sampah yang ada di permukaan, untuk kita kurangi menuju sampai ke TPA,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, bank sampah juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Sampah yang telah dipilah dapat dikelola melalui bank sampah dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Sampah ini bukan lagi sesuatu yang menjijikkan, tetapi bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan ekonomi atau pendapatan dengan menghasilkan uang,” tambahnya.

Target Pemerintah Kota Kendari

Dalam kesempatan tersebut, Siska menegaskan bahwa pemerintah kota menargetkan seluruh kelurahan di Kendari memiliki bank sampah aktif. Saat ini, jumlah bank sampah yang telah berjalan masih terbatas.

“Yang aktif baru sekitar 10. Tapi menjadi atensi kita, 65 kelurahan wajib memiliki bank sampah. Insya Allah, untuk internal pemerintah, dalam waktu dekat kita targetkan 65 bank sampah,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh lurah menjadikan Bank Sampah Wundubatu sebagai contoh, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mengawal program tersebut agar berjalan merata di semua wilayah.

Pentingnya Kebiasaan Memilah Sampah

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Erlis Sadya, menekankan pentingnya kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah sebagai kunci keberhasilan pengelolaan sampah kota.

“Sampah itu secara garis besar ada tiga, yaitu sampah organik (sisa makanan, daun), sampah anorganik (plastik, kaca, kaleng), dan sampah B3 (Bahan Berbahaya Beracun). Ini yang harus mulai kita pilah dari rumah masing-masing,” jelas Erlis.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah menjadi tanggung jawab bersama masyarakat untuk mendukung kebersihan lingkungan dan kelancaran pengelolaan sampah di tingkat kota.

Peluncuran Bank Sampah Merah Putih

Peluncuran Bank Sampah Merah Putih di Wundubatu menjadi bagian dari upaya pemerintah kota membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dengan target pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA serta terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

Tujuan dan Manfaat Bank Sampah

Bank Sampah Merah Putih tidak hanya bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Sampah yang sudah dipilah dapat dijual atau diolah menjadi bahan baku yang bernilai ekonomi.

  • Masyarakat diajarkan untuk memilah sampah sejak dari rumah.
  • Sampah yang dipilah dapat dikelola oleh bank sampah.
  • Nilai ekonomi dari sampah bisa digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Komitmen Pemerintah

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk memperluas cakupan bank sampah hingga seluruh kelurahan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara efektif.

Kesimpulan

Program bank sampah di Kota Kendari merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah. Dengan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan