Wall Street Melemah, Investor Pantau Data Pekerjaan AS

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Wall Street Melemah, Investor Pantau Data Pekerjaan AS

Pergerakan Indeks Wall Street pada Awal Perdagangan Selasa

Pada awal perdagangan hari Selasa (16/12/2025), indeks utama Wall Street mengalami penurunan. Hal ini terjadi karena investor sedang menganalisis data yang menunjukkan perlambatan ekonomi AS, sehingga meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan oleh Federal Reserve di tahun depan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebesar 36,4 poin atau 0,08% menjadi 48.380,17. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 16,4 poin atau 0,24% menjadi 6.800,12. Nasdaq Composite juga mengalami penurunan sebesar 75,6 poin atau 0,33% menjadi 22.981,819.

Data Pengangguran dan Kondisi Pasar Tenaga Kerja

Tingkat pengangguran di AS mencapai 4,6% pada bulan November. Penurunan ini terjadi akibat melemahnya pasar tenaga kerja di tengah ketidakpastian ekonomi yang dipengaruhi oleh kebijakan perdagangan agresif Presiden Donald Trump.

Peter Andersen, pendiri Andersen Capital Management, menyatakan bahwa kenaikan tingkat pengangguran dapat memicu potensi penurunan suku bunga yang berkelanjutan. Namun, ia menekankan bahwa tren ini tidak konsisten seperti yang pernah terjadi sebelumnya.

Data ini memberikan gambaran lebih jelas kepada investor tentang kondisi pasar tenaga kerja setelah shutdown pemerintah baru-baru ini yang menghentikan pengumuman angka resmi bagi investor dan Federal Reserve.

Ekspektasi Penurunan Suku Bunga dan Fokus pada Pemilihan Ketua Fed

Para pembuat kebijakan secara luas mengakui tanda-tanda melemahnya pasar kerja. Bank sentral telah menurunkan suku bunga minggu lalu, dan investor kini meningkatkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga tahun depan.

Menurut data dari LSEG, investor kini memperkirakan setidaknya penurunan 58 basis poin, lebih tinggi dari 25 bps yang diisyaratkan oleh bank sentral minggu lalu.

Di sisi inflasi, pendapatan rata-rata naik lebih rendah dari perkiraan, yaitu 0,1% secara bulanan. Sementara itu, laporan terpisah yang tertunda menunjukkan bahwa penjualan ritel pada bulan Oktober tidak berubah.

Perbedaan Pendapat di Komite Fed dan Fokus pada Pemilihan Ketua

Sekarang, terdapat perbedaan pendapat di komite Fed, dan fokus yang cukup besar diberikan pada siapa yang akan memimpin Fed. Saat ini, Fed teralihkan perhatiannya, dan tidak ada keputusan besar yang diharapkan sampai semua isu tersebut terselesaikan.

Pergerakan Saham dan Sektor-sektor yang Mengungguli

Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah pada sesi sebelumnya. Nasdaq, yang didominasi saham teknologi, mencapai titik terendah dalam tiga minggu. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian mengenai penurunan suku bunga dan kekhawatiran tentang valuasi teknologi yang tinggi.

Selain itu, investor juga mempertimbangkan laporan tentang perkembangan seputar pemilihan calon ketua Fed.

Pedagang beralih ke sektor-sektor seperti perawatan kesehatan dan perbankan, yang telah mengungguli indeks acuan S&P 500 secara kuartalan.

Performa Saham-saham Tertentu

Indeks Russell 2000, yang melacak saham-saham berkapitalisasi kecil yang sensitif terhadap suku bunga, bersama dengan Dow Jones yang didominasi saham-saham unggulan, telah mengalami kenaikan signifikan selama tiga bulan terakhir.

Saham B. Riley melonjak 27,2% dalam perdagangan pre market setelah bank investasi tersebut melaporkan laba untuk kuartal kedua, dibandingkan dengan kerugian tahun lalu dalam laporan triwulanan yang terlambat.

Saham Accenture naik 3,2% setelah Morgan Stanley menaikkan peringkat perusahaan konsultan TI tersebut menjadi overweight dari equal weight.

Sementara itu, saham Humana mengalami penurunan 3,6% setelah perusahaan asuransi kesehatan tersebut mengumumkan perubahan kepemimpinan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan