Wall Street naik di awal pekan, saham teknologi bangkit menjelang Natal

admin.aiotrade 22 Des 2025 3 menit 11x dilihat
Wall Street naik di awal pekan, saham teknologi bangkit menjelang Natal


Saham-saham Amerika Serikat mengalami penguatan pada perdagangan Senin (22/12), yang menjadi awal dari pekan perdagangan yang dipersingkat akibat libur akhir tahun. Sentimen positif muncul karena kenaikan saham teknologi setelah mengalami penurunan pada pekan sebelumnya. Di sisi lain, pelaku pasar sedang menantikan rilis data ekonomi penting dalam beberapa hari ke depan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebesar 0,45%. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 0,58%, dan Nasdaq Composite yang didominasi oleh saham teknologi bertambah 0,59%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Investor saat ini sedang memperhatikan sejumlah indikator ekonomi utama yang akan dirilis pada pekan ini. Data tersebut diharapkan bisa memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter dan kondisi ekonomi AS.

Secara historis, bulan Desember sering kali menjadi periode yang kuat bagi pasar saham. Fenomena yang dikenal sebagai Santa Claus rally mencerminkan kenaikan rata-rata indeks S&P 500 sebesar 1,3% selama lima hari perdagangan terakhir di akhir tahun dan dua hari perdagangan pertama di Januari, menurut Stock Trader’s Almanac. Tahun ini, periode tersebut dimulai pada Rabu dan berlangsung hingga 5 Januari.

Optimisme terhadap pengembangan kecerdasan buatan (AI), ketahanan ekonomi AS, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter membuat tiga indeks utama berada di jalur kenaikan untuk tahun ketiga berturut-turut. S&P 500 telah naik lebih dari 15% sepanjang tahun ini.

Volume perdagangan diperkirakan relatif rendah pekan ini. Bursa saham AS akan tutup lebih awal pada Rabu pukul 13.00 waktu setempat dan libur penuh pada Kamis untuk perayaan Natal.

Meskipun demikian, sejumlah data ekonomi penting tetap akan dirilis, termasuk pembacaan awal produk domestik bruto (PDB) kuartal ketiga, data kepercayaan konsumen Desember, serta klaim mingguan pengangguran. Data-data ini dapat memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Data pekan lalu menunjukkan inflasi konsumen AS hingga November meningkat lebih rendah dari perkiraan, memperkuat harapan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga tahun depan.

Di luar sektor teknologi, saham Warner Bros Discovery mengalami kenaikan sebesar 3,9% setelah pendiri Oracle, Larry Ellison, setuju untuk memberikan jaminan pribadi sebesar US$40,4 miliar untuk mendukung pembiayaan ekuitas dalam tawaran Paramount Skydance untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Saham Paramount juga turut naik 2,7%.

Saham-saham perusahaan tambang logam mulia yang tercatat di AS juga melonjak seiring harga emas yang menembus level US$4.400 per ons untuk pertama kalinya, sementara perak mencapai rekor tertinggi. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga AS serta meningkatnya permintaan aset aman.

Di sisi lain, saham Clearwater Analytics Holdings melonjak 8,4% setelah konsorsium perusahaan ekuitas swasta yang dipimpin oleh Permira dan Warburg Pincus mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi perusahaan perangkat lunak investasi dan akuntansi tersebut dengan nilai sekitar US$8,4 miliar, termasuk utang.

Namun, saham Honeywell turun 1% setelah konglomerat industri tersebut menyatakan akan mencatatkan beban satu kali sekitar US$470 juta pada kuartal keempat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan