Wall Street turun, investor pantau data ekonomi dan arah suku bunga Fed

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 16x dilihat
Wall Street turun, investor pantau data ekonomi dan arah suku bunga Fed

Pergerakan Bursa Saham AS pada Hari Selasa

Pada perdagangan hari Selasa (16/12/2025) waktu setempat, bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mengalami penurunan di zona merah. Investor tetap bersikap hati-hati sambil menantikan rilis data ekonomi yang akan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada tahun 2026.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun sebesar 303,67 poin atau 0,63 persen menjadi 48.112,89. Sementara itu, Indeks S&P 500 melemah sebesar 28,91 poin atau 0,42 persen ke posisi 6.787,60. Nasdaq Composite juga terkoreksi tipis sebesar 14,24 poin atau 0,06 persen ke level 23.043,18.

Tekanan terjadi hampir merata di seluruh sektor. Dari 11 sektor dalam indeks S&P 500, hanya sektor teknologi informasi yang mampu bertahan di zona hijau. Sebaliknya, sektor energi menjadi penekan terdalam setelah harga minyak mentah jatuh ke level terendah sejak 2021. Adapun sektor kesehatan ikut terseret turun sebesar 1,7 persen.

Saham Pfizer menjadi sorotan setelah anjlok sebesar 5,1 persen. Perusahaan farmasi raksasa ini memperkirakan kinerja yang lebih menantang pada 2026, seiring melemahnya penjualan produk terkait Covid-19 serta tergerusnya margin keuntungan.

Secara teknikal, pergerakan indeks S&P 500 dan Nasdaq kini berada di sekitar level terendah dalam tiga pekan terakhir. Situasi ini mencerminkan berlanjutnya ketidakpastian pasar terkait waktu dan besaran pemangkasan suku bunga, di tengah kekhawatiran investor atas valuasi saham teknologi yang dinilai sudah terlalu mahal.

Data Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar

Dari sisi makroekonomi, laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan penambahan lapangan kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) sebanyak 64.000 pada November 2025. Angka tersebut membaik dibandingkan Oktober 2025, yang tertekan akibat pemangkasan belanja pemerintah. Namun, perbaikan itu dibayangi kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,6 persen pada November 2025.

Tekanan ekonomi dinilai masih berlanjut, terutama di tengah kebijakan perdagangan agresif Presiden AS Donald Trump. Laporan lain yang dirilis pada Selasa juga menunjukkan penjualan ritel AS stagnan pada Oktober, sedikit di bawah ekspektasi ekonom dalam survei Reuters yang memperkirakan kenaikan 0,1 persen.

Sejumlah analis menilai data ekonomi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil karena terdistorsi lambatnya proses pengumpulan data akibat penutupan sementara pemerintahan (government shutdown) yang terjadi sebelumnya.

“Ini pada dasarnya bukan kabar baru. Sebagian besar data dilihat dari sudut pandang dampaknya terhadap The Fed, dan data yang dirilis hari ini kemungkinan tidak cukup kuat untuk mengubah arah kebijakan,” ujar Chief Market Strategist Nationwide, Mark Hackett.

Proyeksi Pemangkasan Suku Bunga

Meskipun demikian, pasca rilis data pada Selasa, pelaku pasar kini memproyeksikan pemangkasan suku bunga The Fed setidaknya sebesar 58 basis poin pada tahun depan. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat sinyal pemangkasan 25 basis poin yang disampaikan The Fed pada pertemuan pekan lalu.

“Pergerakan harga minyak hari ini menjadi faktor yang paling menonjol. Selebihnya, pasar terlihat lesu dengan investor cenderung mengambil sikap menunggu,” papar Hackett.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan