Wall Street Turun Jumat (14/11): Aksi Jual Teknologi Memengaruhi

admin.aiotrade 14 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Wall Street Turun Jumat (14/11): Aksi Jual Teknologi Memengaruhi

Wall Street Tertekan, Saham Teknologi Terpuruk

Indeks utama Wall Street mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (14/11/2025) karena aksi jual terhadap saham-saham teknologi. Kondisi ini dipengaruhi oleh kekhawatiran terkait valuasi yang dinilai terlalu tinggi, serta komentar dari pejabat The Fed yang menunjukkan sikap hawkish.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada pembukaan perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun sebesar 234,8 poin atau 0,49% menjadi 47.222,38. Sementara itu, S&P 500 melemah 65,3 poin atau 0,97% menjadi 6.672,14, dan Nasdaq Composite anjlok 325,6 poin atau 1,42% menjadi 22.544,73.

Beberapa pekan terakhir, investor mulai merespons kekhawatiran terkait valuasi saham-saham berbasis AI. Hal ini memicu serangkaian aksi jual yang membuat Nasdaq berada dalam jalur penurunan untuk minggu kedua berturut-turut.

Joe Saluzzi, Partner dan Co-founder Themis Trading, mengatakan bahwa cerita valuasi berlebih sudah lama ada, tetapi kini investor mulai bereaksi. “Momentum trade mulai terurai,” ujarnya. “Jika sudah turun seperti pagi ini, semuanya akan ikut terseret. Tidak ada 'safe trade'.”

Saham Applied Materials turun sebesar 7,4% di pre-market setelah perusahaan memperkirakan belanja dari China akan melemah tahun depan akibat pengawasan ekspor AS yang semakin ketat. Saham-saham teknologi berkapitalisasi besar juga mengalami koreksi. ETF Roundhill Magnificent Seven turun 2,4%.

Indeks volatilitas CBOE (VIX), yang dikenal sebagai fear gauge Wall Street, sempat menyentuh level tertinggi satu minggu. Saat ini, VIX tercatat naik 2,8 poin menjadi 22,8.

Peluang pemangkasan suku bunga semakin memudar setelah komentar pejabat The Fed pada Kamis. Presiden The Fed St. Louis Alberto Musalem menegaskan perlunya kehati-hatian, sementara Kepala The Fed Cleveland Beth Hammack menilai kebijakan ketat masih dibutuhkan untuk meredam inflasi.

Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari menyatakan kepada Bloomberg bahwa ia menentang pemotongan suku bunga pada Oktober. Ekspektasi pemangkasan 25 basis poin di Desember turun menjadi 53% dari 67% pekan lalu menurut CME FedWatch Tool.

Penutupan pemerintah AS yang bersejarah selama berminggu-minggu, yang berakhir pada Kamis, menyebabkan kekosongan data ekonomi. Hal ini membuat The Fed dan pelaku pasar kurang memiliki panduan. Meski pemerintahan kembali dibuka, Gedung Putih bahkan meragukan apakah data ketenagakerjaan dan inflasi (CPI) Oktober akan dirilis.

Di sisi korporasi, saham Walmart turun 2,8% setelah mengumumkan CEO Doug McMillon akan pensiun tahun depan. Saham-saham chip juga melemah: Nvidia turun 3,2%, sementara Broadcom, Intel, dan AMD terkoreksi antara 2,6% hingga 4,1%.

Hasil kinerja Nvidia pekan depan diperkirakan menjadi faktor kunci yang dapat memperkuat atau justru mengguncang reli pasar yang telah membawa indeks ke rekor tertinggi sepanjang tahun ini.

Di sisi lain, saham Warner Bros Discovery naik 2,2% setelah perusahaan mengubah perjanjian kerja CEO David Zaslav sebagai bagian dari peninjauan strategis bisnis. Saham Cidara Therapeutics melonjak lebih dari dua kali lipat setelah Merck mengumumkan akan mengakuisisi perusahaan tersebut dalam kesepakatan senilai hampir US$9,2 miliar untuk mengakses obat eksperimental pencegah flu.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan