Wall Street Turun, Saham Teknologi Dijual Investor Jelang Tahun Baru

admin.aiotrade 30 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Wall Street Turun, Saham Teknologi Dijual Investor Jelang Tahun Baru

Pergerakan Pasar Saham Amerika Serikat

Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street mengalami penurunan pada perdagangan Senin (29/12/2025). Penurunan ini terjadi akibat aksi jual pada saham-saham teknologi menjelang akhir tahun. Hal ini terjadi setelah indeks S&P 500 mencetak rekor baru pada pekan lalu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut data yang dirilis, S&P 500 turun sebesar 0,35 persen dan ditutup di level 6.905,74. Nasdaq Composite terkoreksi sebesar 0,50 persen ke posisi 23.474,35, sementara Dow Jones Industrial Average melemah sebesar 249,04 poin atau 0,51 persen ke level 48.461,93.

Tekanan dari Sektor Teknologi

Tekanan pasar terutama berasal dari saham-saham berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Salah satu contohnya adalah saham Nvidia yang turun lebih dari 1 persen. Sebelumnya, saham ini melonjak lebih dari 5 persen sepanjang pekan lalu. Selain itu, saham Palantir Technologies, Meta Platforms, serta Oracle juga bergerak di zona merah.

Chris Larkin, Head of Trading and Investing di E-Trade dari Morgan Stanley, mengatakan bahwa dengan kalender data ekonomi yang relatif sepi pekan ini, momentum internal pasar kemungkinan akan menjadi cerita utama. Ia menambahkan bahwa jika saham ingin menutup tahun dengan kenaikan dua digit lagi, sektor teknologi kemungkinan besar harus kembali menjadi penopang utama.

Penguatan Tahun Ini

Meskipun terjadi pelemahan, secara keseluruhan tahun 2025 tetap menjadi tahun yang cemerlang bagi Wall Street. S&P 500 telah menguat lebih dari 17 persen sepanjang tahun ini. Dow Jones mencatat kenaikan sekitar 14 persen dan berada di jalur kinerja tahunan terbaik sejak 2021. Nasdaq Composite memimpin penguatan dengan lonjakan lebih dari 21 persen secara year to date (Ytd).

Santa Claus Rally

Wall Street saat ini memasuki periode Santa Claus rally, yang secara historis dikenal sebagai fase penguatan pasar saham. Berdasarkan data Stock Trader’s Almanac, sejak 1950 S&P 500 rata-rata naik lebih dari 1 persen pada periode lima hari perdagangan terakhir di akhir tahun hingga dua hari pertama tahun berikutnya.

Pengawasan Terhadap Federal Reserve

Meski kalender data ekonomi relatif lengang pekan ini, investor masih akan mencermati satu agenda penting, yakni risalah (minutes) rapat kebijakan Federal Reserve bulan Desember yang dijadwalkan rilis pada Selasa pukul 14.00 waktu setempat. Risalah tersebut dinanti sebagai petunjuk tambahan mengenai arah kebijakan bank sentral AS menjelang 2026.

Pergerakan Harga Perak

Di luar pasar saham, harga perak terkoreksi tajam lebih dari 6 persen setelah sempat menyentuh level 80 dollar AS per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah. Koreksi ini terjadi setelah perak mencatat reli besar sepanjang 2025, dengan kenaikan hampir 150 persen dan menjadi salah satu instrumen paling “panas” tahun ini. Sejalan dengan itu, iShares Silver Trust (SLV) tercatat turun sekitar 7 persen.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan