Wamen Desa Puji Program Tilik Desa Trayeman: Penguatan Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat

admin.aiotrade 10 Nov 2025 4 menit 13x dilihat
Wamen Desa Puji Program Tilik Desa Trayeman: Penguatan Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat
Wamen Desa Puji Program Tilik Desa Trayeman: Penguatan Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat

Program Tilik Desa 2025 Memasuki Putaran Terakhir

Program Tilik Desa 2025 resmi memasuki putaran terakhir. Penutupan kegiatan kali ini terasa istimewa karena turut dihadiri oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI. Acara berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, di Halaman Balai Desa Trayeman, Kecamatan Slawi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Tegal, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, para Kepala OPD se-Kabupaten Tegal, Camat, serta Kepala Desa di wilayah Slawi. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan desa.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyampaikan bahwa Tilik Desa merupakan program inisiatif Pemerintah Kabupaten Tegal yang telah berjalan sejak tahun 2023. Program ini dirancang sebagai media untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, memantau perkembangan pembangunan, serta memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan kemiskinan dan stunting di wilayah pedesaan, sejalan dengan kebijakan nasional dan program prioritas Kementerian Desa,” jelas Ischak.

Ischak menegaskan bahwa sejak awal pelaksanaan, program Tilik Desa telah memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan. Pemerintah daerah bersama perangkat terkait turun langsung ke desa, berdialog dengan warga, dan meninjau kondisi sarana serta prasarana desa.

“Setiap aspirasi dari warga kami catat dalam notulen resmi. Semua temuan ditindaklanjuti secara konkret melalui kebijakan lintas sektor, termasuk integrasi dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran tahun berikutnya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa, Ahmad Riza Patria, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberlanjutan pelaksanaan program ini di Kabupaten Tegal. Menurutnya, Tilik Desa sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya poin keenam mengenai pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

“Kami berharap Kabupaten Tegal dapat menjadi contoh bagaimana kolaborasi pemerintah dan masyarakat mampu mendorong kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Riza.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengembangkan potensi desa, baik dari sisi ekonomi, sosial-budaya, maupun kelestarian lingkungan, sehingga mampu menciptakan kesejahteraan bersama.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Wamen Desa, Bupati Tegal, dan masyarakat. Berbagai aspirasi, masukan, hingga aduan warga ditampung secara terbuka. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta pembagian paket bantuan kebutuhan pokok dari Baznas Kabupaten Tegal kepada warga kurang mampu.

Tujuan dan Dampak Program Tilik Desa

Program Tilik Desa memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

  • Menyerap aspirasi masyarakat secara langsung – Melalui dialog dan kunjungan langsung ke desa, program ini bertujuan untuk memahami kebutuhan dan harapan masyarakat secara lebih mendalam.
  • Memantau perkembangan pembangunan – Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah dapat memastikan bahwa semua proyek pembangunan berjalan sesuai rencana dan efektif.
  • Meningkatkan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat – Program ini membangun hubungan yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga desa.

Selain itu, program ini juga berdampak positif terhadap percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Dengan adanya keterlibatan aktif masyarakat, banyak masalah yang sebelumnya tidak terlihat bisa segera diatasi. Contohnya adalah penanganan kasus stunting dan kemiskinan yang menjadi fokus utama dalam program ini.

Peran Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah daerah, khususnya Pemkab Tegal, berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program Tilik Desa. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan program. Selain itu, pemerintah juga berupaya mengintegrasikan hasil evaluasi program ke dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran tahun berikutnya.

Sementara itu, masyarakat juga diminta untuk tetap aktif dalam menyampaikan aspirasi dan masukan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjamin bahwa program ini benar-benar berjalan sesuai kebutuhan dan harapan mereka.

Langkah Lanjutan

Setelah acara penutupan, pihak terkait akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Tilik Desa 2025. Evaluasi ini akan digunakan sebagai dasar untuk penyempurnaan program di masa depan. Selain itu, pemerintah juga akan mempersiapkan langkah-langkah lanjutan untuk memastikan bahwa semua aspirasi dan masukan yang disampaikan dapat diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang nyata.

Program Tilik Desa 2025 tidak hanya menjadi ajang penutupan, tetapi juga menjadi awal dari komitmen baru untuk membangun desa yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan