
Pelatihan Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi
Sebanyak 193 peserta dari 15 kabupaten yang memiliki kawasan transmigrasi mengikuti bootcamp “Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi” selama empat hari di Kemayoran, Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (20/11/2025) dan dihadiri oleh pelaku usaha dari 30 lembaga ekonomi di kawasan transmigrasi, seperti koperasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM), badan usaha milik desa (bumdes), dan gabungan kelompok tani (gapoktan).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kompetensi para pelaku usaha di kawasan transmigrasi. Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyampaikan bahwa penyelenggaraan forum ini sangat diperlukan karena perlu adanya peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Kerja Sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM)
Viva menjelaskan bahwa Kementerian Transmigrasi (Kementrans) akan bekerja sama dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam menyalurkan bantuan modal kepada warga transmigrasi. Lembaga keuangan milik pemerintah ini menyediakan dana sekitar Rp 30 triliun yang dapat diakses oleh masyarakat.
“Sudah ada transmigran yang menikmati bantuan permodalan dari PNM,” ujarnya. Ia optimis bahwa jika terdapat nota kesepahaman (MoU) antara Kementrans dan PNM, maka semakin banyak warga transmigrasi yang bisa memanfaatkan berbagai bantuan pinjaman.
PNM siap mendukung seluruh program pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Viva menekankan bahwa uang sudah tersedia, dan tinggal para pelaku usaha di lembaga ekonomi kawasan transmigrasi yang menentukan jenis program apa yang ingin dibuat.
Pengembangan Aktivitas Ekonomi
Viva berharap bantuan modal dari PNM dapat membantu mengembangkan aktivitas ekonomi, baik jasa maupun barang. Dengan berbagai fasilitas yang ada, ia mendorong adanya peningkatan secara eskalatif pertumbuhan pelembagaan ekonomi di kawasan transmigrasi.
Selain itu, pelaku usaha di berbagai lembaga ekonomi diingatkan untuk bergerak di bidang ekonomi digital. Penggunaan teknologi sangat penting bagi berbagai jenis usaha. Viva memberi contoh, beberapa perusahaan yang fokus pada ekonomi digital mampu menguasai distribusi jasa dan barang sehingga menghasilkan keuntungan besar.
“Jadi, ide dan kreasi dalam berusaha itu penting, terutama untuk ekonomi digital. Ini dalam rangka meningkatkan keuntungan dan bisa berinteraksi dengan dunia luar,” ujarnya.
Program Lain yang Mendukung UMKM
Selain PNM, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga memiliki program Desa Ekspor. Viva menyampaikan bahwa pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor dari berbagai komoditas akan difasilitasi oleh Kementrans.
Menurutnya, berbagai bantuan yang diberikan pemerintah akan dikembalikan kepada warga transmigrasi agar mereka serius dalam memanfaatkannya. Ia menekankan bahwa ada berbagai lembaga ekonomi di desa, dan semua lembaga tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan yang sifatnya sosialistis, komunal, serta dijalankan rakyat sendiri.
Kontribusi Kawasan Transmigrasi pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Dari pengalaman yang telah terbukti, Viva menyatakan bahwa pondasi perekonomian Indonesia yang paling kuat bukanlah konglomerat, melainkan perekonomian rakyat. Oleh karena itu, bootcamp ini sangat bermanfaat bagi pengembangan ekonomi di kawasan transmigrasi karena terbukti berbagai lembaga ekonomi mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Dengan demikian, kawasan transmigrasi mampu berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian nasional,” ujarnya.