Wamenko Polkam Minta Tidak Terburu-buru Anggap Ledakan di SMAN 72 Jakarta sebagai Terorisme

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Wamenko Polkam Minta Tidak Terburu-buru Anggap Ledakan di SMAN 72 Jakarta sebagai Terorisme

JAKARTA, aiotrade
Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan atau Wamenko Polkam, Lodewijk Freidrich Paulus, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak langsung menyimpulkan bahwa peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta merupakan tindakan terorisme.

"Jangan sampai kita membuat kesimpulan terburu-buru bahwa ini adalah aksi teroris. Kita belum sampai pada titik itu," ujar Lodewijk di Jakarta pada Jumat (7/11/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia menegaskan kepada semua pihak untuk memberikan ruang bagi aparat keamanan dalam melakukan penyelidikan. Menurutnya, hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik setelah proses selesai.

"Jadi, mari kita tunggu saja," kata Lodewijk.

Lodewijk diketahui langsung mendatangi lokasi kejadian usai ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu, sedang berlangsung kegiatan Shalat Jumat di masjid sekolah.

Menurutnya, ada beberapa video yang beredar yang menunjukkan benda mirip senjata api dan pistol di lokasi kejadian. Ia memastikan bahwa benda-benda tersebut adalah mainan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. Ia menyebutkan bahwa temuan benda mirip senjata airsoft gun dan revolver di lokasi kejadian dapat dipastikan sebagai mainan.

"Mungkin rekan-rekan sudah melihat foto seperti senjata api dan pistol, itu diyakini dipastikan adalah mainan," ujar Kombes Budi Hermanto.

Budi menambahkan bahwa jumlah korban ledakan di SMAN 72 Jakarta mencapai 54 siswa. Rinciannya, 27 siswa dirawat di RS Islam Jakarta, 6 siswa dirawat di RS YARSI, dan 21 siswa telah diperbolehkan pulang.

"Kemudian, saat kami tinjau terkait luka apa saja yang dialami para korban yaitu luka-luka lecet dan pendengaran terganggu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta telah ditemukan oleh kepolisian. Saat ini, orang tersebut masih menjalani operasi di rumah sakit (RS).

Karena itu, kepolisian belum dapat menginterogasi pelaku peledakan tersebut sampai dia selesai menjalani operasi dan kondisi kesehatannya memungkinkan untuk diperiksa.

"Untuk terduga pelaku, saat ini sudah kita dapatkan. Anggota (Polri) sedang melakukan pendalaman terkait dengan identitas pelaku, kemudian juga lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang saat ini sedang kita dalami," kata Kapolri.

Selain terduga pelaku, kata Listyo, ada satu korban ledakan lainnya yang menjalani operasi di rumah sakit. Maka, total ada dua orang menjalani operasi akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta.

"Salah satu dari yang saat ini melakukan operasi (merupakan) terduga pelaku, dan untuk motif memang saat ini kita dalami berbagai macam informasi," ujar Listyo.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan