Wanita di Bukittinggi Aborsi Bayinya, Warga Temukan Tubuh Terpisah

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Wanita di Bukittinggi Aborsi Bayinya, Warga Temukan Tubuh Terpisah

Penemuan Potongan Tubuh Bayi di Kota Bukittinggi

Di tengah kota Bukittinggi, warga setempat menemukan potongan tubuh bayi yang terdiri dari tiga bagian. Kejadian ini memicu penelitian oleh pihak kepolisian untuk mengetahui apakah korban dimutilasi sebelum dibuang atau jasadnya terpotong karena dimakan hewan.

Identifikasi Pelaku dan Motif Pembuangan

Dari hasil penyelidikan, pelaku pembuangan bayi tersebut telah diidentifikasi sebagai IC (21), seorang wanita asal Kelurahan Bukit Cangang, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Motif pembuangan bayi itu adalah rasa malu karena ia mengandung anak tanpa ayah. Menurut informasi yang diperoleh, IC melahirkan bayi tersebut sendirian di toilet.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Polisi masih mencari bagian tubuh lainnya yang belum ditemukan. Dalam penelusuran mereka, ditemukan tiga bagian tubuh korban: potongan kepala yang terputus pada bagian leher, potongan leher hingga dada serta tangan kiri, dan bagian pinggang beserta kaki.

Proses Penemuan dan Pemeriksaan

Awalnya, potongan tubuh bayi ditemukan oleh saksi bernama Meldawati. Saat itu, ia membuka jendela di bagian belakang rumahnya dan melihat ada potongan tubuh korban. Ia kemudian mendekatinya dan menemukan potongan bagian bawah tubuh, yaitu pinggang hingga kaki. Selanjutnya, Meldawati melaporkan kepada suaminya, Ilyas Bakri, dan juga warga sekitar.

Setelah lama pencarian, tim polisi menemukan bagian tubuh dan kepala korban secara terpisah di lokasi yang tidak jauh dari TKP pertama. Total baru tiga bagian mayat bayi ditemukan.

Penelitian Terkait Apakah Korban Dimutilasi atau Dimakan Hewan

Plt Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, Kompol Anidar, menyatakan bahwa proses identifikasi terduga pelaku tak sampai 24 jam. Pihaknya mencurigai postur tubuh IC yang terlihat seperti wanita yang baru saja melahirkan. Setelah melakukan pemeriksaan visum, motif pembuangan bayi tersebut diketahui karena pelaku malu karena bayi yang dilahirkannya tak memiliki ayah biologis.

Kompol Anidar juga menjelaskan bahwa kondisi bayi yang ditemukan dalam kondisi anggota tubuh terpisah masih dalam penelitian. Pihaknya belum tahu pasti apakah pelaku sengaja memutilasi atau terpotong karena digigit binatang.

Penemuan Ari-Ari dan Alat-Alat Lainnya

Kepolisian bersama masyarakat, Ketua RT, dan pemuda di Bukit Cangang, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, mendatangi salah satu rumah yang berada di dekat lokasi penemuan jasad bayi. Di dalam rumah, pihak kepolisian terlihat sedang mencari potongan bagian dari bayi tersebut di bagian pembuangan air.

Pada akhirnya, di dalam rumah tersebut terlihat kepolisian mengamankan gayung, gunting, dan ari-ari diduga milik bayi yang sempat ditemukan. Gayung berwarna kuning dengan gagang merah dan ari-ari sudah dimasukkan ke dalam bungkus plastik.

Lokasi Penemuan dan Peran Anjing Peliharaan

Penemuan jasad bayi berada di dua lokasi berbeda, keduanya berada di tempat pembuangan sampah warga dan jaraknya sangat berdekatan. Di samping tempat pembuangan sampah itu terdapat jurang sedalam kurang lebih 10 meter yang berlokasi di tebing Ngarai Sianok itu.

Di belakang rumah warga atau saksi mata bernama Meldawati, ditemukan potongan pinggang hingga kaki dan leher hingga tangan kiri. Sementara di lokasi kedua yang berlokasi di samping kiri belakang rumah warga, ditemukan potongan kepala bayi. Bahkan seorang anak kecil di lokasi menyebut potongan kepala itu terbungkus plastik, dan sempat dilarikan anjing peliharaannya.

Lokasi penemuan itu sangat dekat dengan jalan di gang sempit, yang hanya bisa dilalui oleh kendaraan. Jarak penemuan kedua lokasi hanya beberapa meter dari gang sempit tersebut. Beberapa warga setempat enggan memberikan keterangan kepada aiotrade.app dan hanya menunjukan dua lokasi penemuan tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan