Wanita Penculik Balita Bilqis di Makassar Mengaku Jual Korban Rp 3 Juta via Medsos

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 14x dilihat
Wanita Penculik Balita Bilqis di Makassar Mengaku Jual Korban Rp 3 Juta via Medsos
Wanita Penculik Balita Bilqis di Makassar Mengaku Jual Korban Rp 3 Juta via Medsos

Kasus Penculikan Balita Bilqis di Makassar

Pada hari Minggu (2/11/2025), seorang balita bernama Bilqis (4 tahun) diculik di kawasan Taman Pakui Sayang, Makassar. Kejadian ini terjadi saat korban sedang bermain dan lepas dari pengawasan ayahnya yang tengah fokus berolahraga tenis tak jauh dari lokasi.

Ketika menyadari putrinya hilang secara misterius, ayah Bilqis langsung mengalami kepanikan dan segera melaporkan kehilangan sang putri ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar. Laporan tersebut langsung direspons cepat oleh tim kepolisian, yang kemudian melakukan penyelidikan intensif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penangkapan Pelaku dan Pengungkapan Jaringan

Setelah proses penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku penculikan, yaitu Sri Yuliana alias Ana (30). Dalam pemeriksaan awal, ditemukan fakta bahwa Bilqis sudah dijual ke orang lain dan dibawa jauh hingga ke Yogyakarta. Kapolrestabes Makassar melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa tim penyidik langsung melakukan pengembangan kasus secara maraton.

Polisi menduga bahwa pelaku tidak bekerja sendiri dan ada jaringan yang memanfaatkan anak-anak untuk kepentingan ekonomi. Setelah penangkapan Ana, polisi terus mengembangkan kasus tersebut dan menemukan fakta baru bahwa Bilqis kembali dijual dan berpindah tangan hingga ditemukan di kawasan pedalaman Jambi.

Penemuan Balita dalam Kondisi Selamat

Bilqis akhirnya berhasil ditemukan sepekan setelah diculik, pada Sabtu (8/11/2025), dalam kondisi selamat meskipun mengalami trauma psikologis. Penemuan ini menjadi titik terang dalam kasus yang mengejutkan publik karena perjalanan ribuan kilometer yang dilalui oleh korban.

Pengakuan Mengejutkan Pelaku

Dalam interogasinya, Ana secara blak-blakan mengakui bahwa bocah malang tersebut awalnya dijual ke seorang perempuan misterius. Motifnya sangat sederhana, yaitu kebutuhan ekonomi mendesak. Ana mengaku sempat berniat merawat Bilqis, namun niat itu kandas karena ia terdesak masalah keuangan.

“Awalnya mau ambil itu anak dirawat dengan baik, tapi karena butuh uang, jadi tanggal 3 itu saja jual,” ucap Ana tanpa tedeng aling-aling saat diinterogasi petugas Polrestabes Makassar.

Lebih lanjut, Ana menjelaskan bahwa ia mengenal pembeli Bilqis melalui media sosial. Transaksi jual beli Bilqis dilakukan secara langsung di Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar. Ana menerima uang tunai sebesar Rp 3 juta sebagai imbalan menyerahkan Bilqis kepada pembeli misterius tersebut.

Ana mengaku berpikir semua urusannya akan selesai setelah ia mendapatkan uang dan menyerahkan Bilqis. Ia tidak menyangka bahwa kasus ini akan terus bergulir hingga akhirnya Bilqis ditemukan di Jambi, sebuah provinsi yang jaraknya sangat jauh dari Makassar.

“Saya kaget, tidak menyangka kalau anak itu bisa sampai ke Jambi,” ucap Ana.

Penyelidikan Lanjutan dan Tindakan Hukum

Kini, polisi masih terus memburu pihak-pihak lain yang terlibat dalam mata rantai penjualan Bilqis, dari Yogyakarta hingga ke Jambi, memastikan semua pelaku kejahatan ini mendapatkan hukuman yang setimpal.

Ana sendiri telah ditahan dan dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dan tindak pidana penculikan. Kasus ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian dan masyarakat luas, mengingat kompleksitas jaringan penjualan anak yang terbongkar.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan