
Kunjungan Wapres Gibran ke Pasar Induk Jagasatru Cirebon
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Pasar Induk Jagasatru di Kota Cirebon pada Jumat, 24 Oktober 2025. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di wilayah tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan menjelang akhir tahun.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman, menyampaikan bahwa kunjungan Wapres bertujuan untuk melihat langsung kondisi pasar serta berdialog dengan para pedagang. Dalam kesempatan itu, Wapres mengunjungi beberapa lapak pedagang dan menanyakan perkembangan harga kebutuhan pokok seperti beras dan bawang.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain itu, Wapres juga melakukan pembelian sejumlah barang kebutuhan pokok, yaitu 2 kilogram tauge dan bawang putih. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pedagang di pasar tradisional. Para pedagang sangat menghargai kunjungan Wapres karena menunjukkan perhatian terhadap kondisi mereka serta ketersediaan kebutuhan masyarakat.
Menurut Iing Daiman, secara umum harga bahan pokok di Kota Cirebon masih relatif stabil meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan terbatas. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah daging ayam dengan harga mencapai Rp 36.000 per kilogram. Meski demikian, Wapres menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.
Wapres juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga. Ia menyampaikan bahwa fluktuasi harga di pasar adalah hal wajar, namun secara keseluruhan, harga di Cirebon masih terkendali.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa upaya pengendalian harga, antara lain pelaksanaan operasi pasar murah dan pemantauan harga harian di pasar tradisional. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.
Upaya Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Fluktuasi Harga
Pemerintah daerah Kota Cirebon telah mengambil beberapa langkah strategis untuk menghadapi fluktuasi harga bahan pangan. Berikut beberapa upaya yang dilakukan:
-
Operasi Pasar Murah
Pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Operasi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan harga di pasar. -
Pemantauan Harga Harian
Tim terpadu melakukan pemantauan harga setiap hari di pasar tradisional. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa harga tetap stabil dan tidak ada penyalahgunaan harga oleh pedagang. -
Sosialisasi kepada Masyarakat
Pemerintah juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya berbelanja secara bijak. Dengan demikian, masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kenaikan harga.
Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan stabilitas harga dan pasokan bahan pangan di Kota Cirebon dapat terjaga. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dan pedagang juga menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan ekonomi di pasar.