
JAKARTA – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Bendungan Jragung di Desa Candirejo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (07/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau progres pembangunan yang telah mencapai 89 persen.
Gibran mengingatkan agar pengerjaan bendungan ini terus dipantau secara ketat oleh berbagai pihak terkait. Ia menekankan pentingnya pengawasan dari kementerian yang membidangi, instansi pelaksana, serta pemerintah daerah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saya mohon agar ini tetap dikawal, karena sangat penting bagi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan juga untuk mengurangi risiko banjir,” ujarnya dalam pernyataannya.
Selain itu, Wapres juga memantau upaya pemerintah dalam menangani masalah banjir di Provinsi Jawa Tengah. Pada minggu lalu, ia sempat mengunjungi Kota Semarang dan mengecek progres pembangunan kolam retensi, giant sea wall, serta pengaktifan beberapa mesin pompa.
Ia menyampaikan bahwa kondisi banjir sebelumnya cukup parah, namun progres pembangunan dinilai cukup baik. Kini, dalam kunjungan hari ini, ia melihat bahwa pembangunan Bendungan Jragung sudah mencapai 89 persen dan diperkirakan akan selesai pada tahun depan.
Beberapa aspek penting yang menjadi fokus dalam pembangunan bendungan ini antara lain:
- Ketahanan pangan: Bendungan ini akan berperan penting dalam menyediakan air irigasi untuk pertanian di wilayah sekitar.
- Ketahanan energi: Selain manfaat irigasi, bendungan ini juga bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air.
- Reduksi banjir: Dengan adanya bendungan, aliran air dapat dikendalikan sehingga mengurangi risiko banjir di daerah bawah.
Pembangunan bendungan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur air yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, Wapres juga menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak dalam menjaga kelancaran proyek ini. Ia menilai bahwa partisipasi aktif dari pemerintah daerah dan lembaga teknis sangat dibutuhkan agar target penyelesaian bisa tercapai sesuai jadwal.
Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan juga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan proyek ini. Dengan selesainya bendungan, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, baik dalam hal ekonomi maupun lingkungan.
Sahabat KompasTV, bagaimana pendapat kalian terkait berita ini, tulis di kolom komentar ya!
Video Editor: Frashiva Rizaldi