
Warga Cakung Barat Minta Pemkot Jakarta Timur Segera Bangun Embung
Warga di wilayah Cakung Barat, Jakarta Timur, terus memperjuangkan kebutuhan infrastruktur yang mereka anggap lebih mendesak untuk mencegah banjir musiman. Salah satu permintaan utama warga adalah pembangunan embung atau waduk kecil yang dinilai menjadi solusi efektif untuk mengelola aliran air dan mencegah genangan.
Di Jalan Pool PPD RT 02 RW 07, Kelurahan Cakung Barat, sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap potensi banjir yang masih bisa terjadi meskipun tingkat genangan air telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Jainal, salah satu warga setempat, embung tetap diperlukan sebagai pengendali tata air dan pencegah banjir musiman.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kalau mau dibangun waduk atau embung, saya sangat setuju. Tapi harus disesuaikan dengan lahan yang ada. Kalau bisa direalisasikan, bagus banget buat warga,” ujar Jainal, Rabu (12/11/2025).
Prioritas Pembangunan yang Disengketakan
Nuraini, warga lainnya, menilai bahwa pembangunan embung seharusnya menjadi prioritas utama dibandingkan rencana pembangunan rumah sakit di kawasan tersebut. Ia menegaskan bahwa banjir dapat memberikan dampak luas bagi seluruh masyarakat, sehingga penanganan banjir harus dilakukan terlebih dahulu.
“Kalau bisa, embung dulu yang dibangun supaya tidak banjir. Rumah sakit bisa menyusul, karena kalau banjir datang, semua kena dampaknya,” jelas Nuraini.
Ia juga menyoroti bahwa proyek konstruksi besar di sekitar Cakung Barat dapat mengubah aliran air dan mengurangi daya resap tanah. Oleh karena itu, embung dinilai sebagai solusi penting untuk pengendalian air hujan.
Rencana Tata Ruang dan Proyek Bersama
Sementara itu, Ketua RT 02 RW 07, Ahmad Nur atau akrab disapa Enung, menyebut bahwa wilayahnya kini sudah bebas dari banjir. Namun, rencana pembangunan embung tetap masuk dalam rencana tata ruang bersama proyek pelebaran jalan dan pembangunan rumah sakit internasional.
“Dulu sempat ada rapat di kelurahan membahas soal akses ke rumah sakit dan rencana embung. Nanti jalur kendaraan akan diatur ulang supaya tidak padat. Pelebaran jalan juga sudah masuk rencana,” katanya.
Ahmad menegaskan bahwa pekerjaan penguatan turap kali di RT 09 merupakan bagian dari upaya penataan kawasan agar lebih tertata dan tahan terhadap potensi banjir.
Harapan Warga kepada Pemkot dan Dinas Sumber Daya Air
Ke depan, warga berharap Pemkot Jakarta Timur dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta segera menindaklanjuti aspirasi warga melalui survei lapangan dan penetapan lokasi embung.
“Kalau dari peta nanti bagus, ada turap, ada embung, dan pelebaran jalan juga. Cuma sekarang warga paling mengeluh soal debu karena banyak truk proyek,” pungkasnya.