Warga Cibatu Curhat ke Kapolres, Minta Difasilitasi Temui Walikota

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Warga Cibatu Curhat ke Kapolres, Minta Difasilitasi Temui Walikota

Kehadiran Kapolres dan Anggota DPRD di Kampung Cibatu, Warga Berharap Perbaikan Jalan

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Faruk Rozi, bersama Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi, melakukan kunjungan ke warga Kampung Cibatu, Kelurahan Sukalaksana, Kota Tasikmalaya, pada Senin 20 Oktober 2025. Kehadiran mereka berawal dari keinginan warga untuk bertemu langsung dengan Kapolres guna menyampaikan aspirasi dan harapan mereka.

Nuning, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa sejauh ini masyarakat telah menyampaikan aspirasi dan harapan kepada pemerintah Kota Tasikmalaya, bahkan sampai melakukan aksi, namun hingga kini belum ada realisasi. Ia menuturkan bahwa jalan yang ada di wilayahnya sudah lebih dari 15 tahun tidak pernah diaspal, dan kini kondisinya sangat rusak parah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami asli warga sini, sudah lebih 15 tahun jalan ini baru sekali diaspal, dan kini kondisinya sudah rusak parah padahal kami juga sama bayar pajak, kami juga ingin merasakan jalan bagus," keluh Nuning.

Ia menilai bahwa alokasi dana dari pemerintah provinsi saat ini mencapai miliaran rupiah. Namun, ia merasa tidak adil karena jalan di wilayah Indihiang mendapat perbaikan dengan anggaran yang besar, sedangkan jalan di kampungnya belum direalisasikan.

Warga mengundang Kapolres untuk hadir langsung di kampung Cibatu karena menilai program-program Kapolres selama ini selalu berhasil. Mereka berharap melalui Pak Kapolres, aspirasi mereka bisa sampai ke Walikota dan dapat memfasilitasi pertemuan langsung dengan beliau.

Harapan ini disampaikan dalam momen HUT Kota Tasikmalaya ke 24 dengan tema SANTUN, Selalu Ada, Nyaman, Tulus, dan Unggul. Warga berharap pemerintah Kota Tasikmalaya dapat merealisasikan harapan mereka untuk perbaikan jalan.

Janji Kapolres untuk Memfasilitasi Pertemuan dengan Walikota

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch. Faruk Rozi, berjanji akan memfasilitasi masyarakat untuk bertemu langsung dengan Walikota dan Ketua DPRD. Ia mengatakan, "Silahkan Bapak/Ibu besok hadir, karena pak wali akan hadir pada acara donor darah, nanti kami akan meminta waktu kepada pak Walikota dan Ketua DPRD untuk mendengarkan langsung curhatan dari Bapak/Ibu semua."

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa permasalahan jalan rusak bukan ranah kepolisian, tetapi jika terkait tambang ilegal, maka menjadi domain kepolisian. Untuk itu, ia mengintruksikan kepada Kasatreskrim untuk segera menindak lanjuti proses penegakan hukum terkait tambang pasir.

"Kalau tidak ada ijinnya, langsung proses penindakan hukum. Adapun jika mereka berdalih ijinnya belum mereka pegang atau masih dikantor, supaya dihimbau untuk dihentikan sementara sampai mereka bisa menunjukan ijin kepada kita," tegasnya.

Tanggapan Anggota DPRD dan Pihak Kelurahan

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Fraksi PDI Perjuangan, Kepler Sianturi, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, mengaku bahwa pihaknya sudah menyampaikan keluhan warga kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya sejak bulan Maret lalu, namun sampai saat ini belum ada realisasi.

Ia berharap apa yang diharapkan warga segera terealisasi. Menurutnya, kehadiran Kapolres hari ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Cibatu, Bengkok, dan Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, dalam momen HUT Kota Tasikmalaya ke 24.

Ia menambahkan, kehadiran Kapolres diharapkan dapat membantu menyampaikan keinginan warga terkait perbaikan jalan dan penertiban angkutan kendaraan tambang pasir.

Penjelasan dari Pihak Kelurahan

Di tempat yang sama, Kasipemtrantib Kelurahan Sukalaksana, Asep Roni, membenarkan apa yang disampaikan dan dikeluhkan warga. Menurutnya, mereka bukan untuk membatasi kegiatan atau usaha orang lain, tetapi menuntut adanya perbaikan jalan.

Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Sukalaksana saat ini sudah tidak ada tambang pasir. Kendaraan truk pasir yang lalu-lalang di kampung Cibatu, Cipeuteuy, dan Bengkok hari ini berasal dari tambang pasir yang ada di Wilayah Desa Sukamahi, Kabupaten Tasikmalaya.

"Kami sudah berupaya berkoordinasi dengan pihak pengusaha untuk meminimalisir dampak, diantaranya jam membatasi operasional, jumlah tonase, dan intensitas kendaraan," pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan