Warga desa terpencil hampir tewas akibat ritual kematian ibu

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Warga desa terpencil hampir tewas akibat ritual kematian ibu

Tradisi Keluarga yang Menyebabkan Pria Tidur di Ranjang Orang Tua dan Nyaris Kehilangan Nyawa

Seorang pria berusia 60 tahun dari desa terpencil di Provinsi Zhejiang, Tiongkok, nyaris kehilangan nyawa setelah menjalani tradisi keluarga yang sangat ekstrem. Chen, nama pria tersebut, diminta oleh keluarganya untuk tidur di ranjang mendiang ibunya sebagai bagian dari ritual tradisional setempat.

Tradisi ini dilakukan setelah kematian orang tua, dengan harapan bahwa anak dapat menenangkan roh leluhur dan menjaga ikatan keluarga. Namun, tindakan ini ternyata membawa risiko serius bagi Chen. Setelah menjalani tradisi selama beberapa hari, ia mengalami gejala-gejala seperti demam, muntah-muntah, dan nyeri otot.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penyebab Penyakit yang Menyerang Chen

Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter menemukan bahwa Chen tertular virus yang berasal dari kutu. Virus ini diketahui bisa menyebabkan demam, gangguan pencernaan, serta dalam kasus parah, disfungsi imun dan kegagalan organ. Dokter memperkirakan bahwa ibu Chen juga mungkin tertular virus ini melalui gigitan kutu. Setelah Chen tidur di ranjang ibunya, ia bersentuhan dengan cairan tubuh yang masih ada dan akhirnya tertular penyakit yang sama.

Beruntung, kondisi Chen membaik setelah menjalani perawatan intensif. Dokter menyarankan masyarakat untuk menggunakan obat pengusir serangga dan segera mencabut bagian mulut kutu setelah digigit untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Tanggapan Netizen Terhadap Tradisi Ini

Kejadian yang menimpa Chen kemudian menjadi topik pembicaraan di media sosial Tiongkok. Banyak netizen mengkritik tradisi ini karena dinilai tidak masuk akal dan berisiko kesehatan. Beberapa warganet menyoroti pentingnya menghormati orang tua dengan cara-cara yang lebih rasional, tanpa harus mengorbankan keselamatan diri sendiri.

Meski begitu, tradisi ini memiliki makna budaya yang dalam. Di beberapa budaya Tiongkok, Vietnam, dan komunitas Asia lainnya, praktik tidur di tempat orang tua yang sudah meninggal berkaitan dengan kepercayaan bahwa roh orang yang baru meninggal masih berada di sekitar rumah selama beberapa hari. Dengan tidur di tempat tersebut, anak dipercaya dapat menenangkan arwah, mencegahnya merasa gelisah, dan menunjukkan bahwa ikatan keluarga tetap terjaga.

Selain itu, ada pula keyakinan simbolis bahwa anak “meneruskan” posisi orang tua sebagai penerus garis keluarga. Tidur di kasur orang tua dianggap sebagai lambang peralihan peran dan tanggung jawab dalam keluarga. Dalam konteks tertentu, kasur orang tua dianggap menyimpan energi kehidupan (qi atau spirit) yang baik, sehingga anak yang tidur di sana diharapkan memperoleh perlindungan atau restu dari leluhur.

Budaya Kematian di Asia

Di Indonesia sendiri, budaya mempercayai bahwa arwah orang meninggal masih ada selama 40 hari juga sangat kental. Dalam banyak masyarakat Asia Timur dan Asia Tenggara, kematian tidak dipandang sebagai pemutusan hubungan secara tiba-tiba. Warga Asia Timur dan Asia Tenggara memahami fase transisi roh dari dunia manusia menuju alam leluhur.

Tidur di kasur orang tua yang wafat dipahami sebagai bentuk penghormatan terakhir, simbol kedekatan batin, serta cara anak “menemani” arwah agar tidak merasa sendiri dalam masa peralihan tersebut. Tindakan ini juga sering dikaitkan dengan konsep bakti anak (filial piety), yakni kewajiban moral untuk menunjukkan cinta, kesetiaan, dan rasa terima kasih kepada orang tua bahkan setelah mereka meninggal.

Informasi Lengkap dan Menarik

Informasi lengkap dan menarik lainnya dapat ditemukan di Google News.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan