Warga Heboh Temukan Mayat Mengambang di Indramayu, Identitas Terungkap, Mahasiswa Grobogan

admin.aiotrade 25 Okt 2025 2 menit 13x dilihat
Warga Heboh Temukan Mayat Mengambang di Indramayu, Identitas Terungkap, Mahasiswa Grobogan
Warga Heboh Temukan Mayat Mengambang di Indramayu, Identitas Terungkap, Mahasiswa Grobogan

Penemuan Mayat di Sungai Gempol Hebohkan Warga Indramayu

Warga Desa Parean Girang, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki yang terapung di aliran Sungai Gempol, Blok Gandok II. Kejadian ini terjadi pada hari Sabtu (25/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut keterangan dari Kapolres Indramayu, AKBP M Fajar Gemilang, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang melintas di sekitar lokasi. Ia melihat sesuatu yang mengapung di permukaan air. Setelah mendekati, ternyata sosok pria yang sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap.

Saksi tersebut kemudian melaporkan apa yang dilihatnya ke Lurah Desa Parean Girang, Taukhid. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Petugas Polsek Kandanghaur bersama Unit Inafis Polres Indramayu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Identifikasi Awal Korban

Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa korban adalah Ahmat Rizki (23), seorang pelajar/mahasiswa asal Dusun Geneng, Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban, sepatu, ponsel, dan dompet berisi identitas serta uang tunai sebesar Rp 117 ribu. Korban ditemukan mengenakan kaos hitam dengan tulisan Brain store, celana jeans hitam, dan sweter hitam yang terlilit di lehernya. Semua barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Proses Investigasi dan Pemeriksaan Medis

Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan luar dan otopsi dari pihak RSBI untuk memastikan penyebab kematian korban. Sampai saat ini, belum ada kesimpulan apakah kematian korban disebabkan oleh kecelakaan, tenggelam, atau ada unsur lain.

"Kami belum dapat menyimpulkan apakah ini kasus kecelakaan, tenggelam, atau ada unsur lain. Semua masih dalam penyelidikan," ujar AKP Surahmat.

Imbauan kepada Masyarakat

Kapolres Indramayu mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil medis dan penyelidikan resmi keluar. Ia juga mengajak masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Polsek Kandanghaur atau Polres Indramayu. Informasi sekecil apa pun akan sangat membantu proses identifikasi.

Langkah-Langkah yang Dilakukan oleh Pihak Berwenang

  • Petugas Polsek Kandanghaur dan Unit Inafis Polres Indramayu melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah ke RSBI.
  • Barang bukti seperti pakaian, sepatu, ponsel, dompet, dan uang tunai diamankan untuk penyelidikan.
  • Hasil pemeriksaan luar dan otopsi masih menunggu dari pihak RSBI.
  • Masyarakat diimbau tidak berspekulasi dan segera melaporkan jika ada anggota keluarga yang hilang.

Dengan langkah-langkah yang dilakukan, pihak kepolisian berharap bisa menemukan kejelasan terkait kematian korban dan memberikan kepastian bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan