Kecelakaan Maut di Sungai Useng, Seorang Pemuda Tewas Tenggelam
Seorang pemuda bernama Aldy Ansyah (21), warga Dusun Sanrego, Desa Tellongeng, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Useng, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Mare, Jumat (7/11/2025) sore. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut keterangan saksi Alpi Syahri (21), yang juga teman korban, keduanya berangkat ke sungai sekitar pukul 14.00 Wita dengan tujuan belajar berenang. Saat itu, saksi mengaku sudah mengingatkan korban agar mencari lokasi sungai yang dangkal karena korban tidak bisa berenang. Namun, korban tetap memaksa turun ke bagian sungai yang lebih dalam untuk mencoba belajar.
Saat berpegangan pada batu di tepi sungai, korban terpeleset akibat batu licin dan langsung jatuh ke air. Korban sempat meronta-ronta dan berusaha bertahan, namun karena tak bisa berenang, tubuhnya terseret ke bagian dalam sungai. "Saya sempat mau menolong dengan cari batang kayu, tapi tidak dapat. Jadi saya langsung lari panggil warga," ujarnya.
Warga setempat kemudian berdatangan melakukan pencarian di lokasi kejadian yang kedalaman airnya diperkirakan mencapai 5 hingga 7 meter. Setelah sekitar tiga jam pencarian, tepat pukul 17.00 Wita, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Saat dievakuasi, korban diketahui mengeluarkan darah dari mata dan mulut.
Kapolsek Mare, AKP Agustino, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya bersama personel Polsek Mare langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) begitu mendapat laporan warga. "Setelah menerima informasi, Ka SPKT II Polsek Mare Aiptu Syamsul Bahri bersama Kanit Reskrim Aipda Taufan, Kanit Intelkam Bripka Eric Mulawija, dan anggota jaga segera ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumah duka," jelas AKP Agustino.
Kapolsek menambahkan, peristiwa ini murni kecelakaan dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai. "Kalau tidak bisa berenang, sebaiknya jangan memaksakan diri. Utamakan keselamatan," tandasnya.
Penyebab Kecelakaan
Dari keterangan saksi dan hasil penyelidikan pihak berwajib, kecelakaan ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran korban terhadap bahaya berenang di area yang tidak aman. Meski telah diberi peringatan, korban tetap memaksakan diri untuk masuk ke bagian sungai yang dalam. Hal ini menunjukkan pentingnya edukasi keselamatan diri, terutama bagi pemuda yang belum memiliki kemampuan berenang.
Beberapa faktor yang turut berkontribusi pada kejadian ini antara lain:
-
Kurangnya kesadaran akan risiko
Korban tidak memahami bahaya yang ada di daerah yang dalam dan aliran air yang kuat. -
Tidak adanya pengawasan
Tidak ada orang dewasa atau pemandu yang menyertai korban selama aktivitas berenang. -
Lokasi yang berbahaya
Sungai Useng memiliki kedalaman yang cukup besar dan permukaan batu yang licin, sehingga sangat berisiko bagi siapa pun yang tidak mampu berenang.
Langkah Pencegahan yang Diperlukan
Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, beberapa langkah pencegahan perlu dilakukan oleh masyarakat dan pihak berwenang:
-
Edukasi keselamatan di lingkungan sekolah dan komunitas
Memberikan pelatihan dasar berenang dan pengetahuan tentang bahaya di lingkungan alam terbuka. -
Pemasangan tanda peringatan
Menempatkan plang peringatan di area sungai yang berbahaya agar masyarakat sadar akan risiko. -
Penjagaan di area wisata alam
Memastikan adanya pengawas atau petugas yang dapat membantu jika terjadi kejadian darurat.
Kesimpulan
Kecelakaan yang menimpa Aldy Ansyah adalah peringatan keras bagi masyarakat, terutama para pemuda, untuk lebih waspada dalam beraktivitas di lingkungan alam. Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama, terlebih ketika berada di area yang berpotensi berbahaya seperti sungai. Dengan kesadaran dan pencegahan yang tepat, kejadian serupa dapat diminimalisir dan nyawa manusia dapat diselamatkan.