Warga Masih Khawatir! Keributan Program MBG di Cilongok Belum Berakhir, DPRD Banyumas Minta Evaluasi

admin.aiotrade 17 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Warga Masih Khawatir! Keributan Program MBG di Cilongok Belum Berakhir, DPRD Banyumas Minta Evaluasi
Warga Masih Khawatir! Keributan Program MBG di Cilongok Belum Berakhir, DPRD Banyumas Minta Evaluasi

Kualitas Makanan Program Makan Bergizi Gratis di Cilongok Dikritik Warga

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk memberikan asupan gizi seimbang kepada anak-anak sekolah di Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, kembali menjadi perbincangan. Sejumlah warga mengeluhkan tentang kualitas makanan yang disajikan dalam program ini, yang dinilai tidak layak dikonsumsi.

Salah satu dapur penyedia makanan, yaitu Satuan Pengawasan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Lurah, sempat ditutup sementara pada September 2025 lalu karena dianggap gagal memenuhi standar penyajian makanan sehat bagi siswa. Hal ini menunjukkan bahwa masalah yang terjadi bukanlah hal baru, melainkan telah berlangsung cukup lama.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Keluhan Warga Terhadap Kualitas Makanan

Ari, seorang warga Rancamaya yang berusia 30 tahun, mengungkapkan bahwa anaknya sering membawa pulang jatah makanan dari program MBG. Ia bahkan menyebut adanya kasus diare di sekolah saat menu telur balado dibagikan kepada siswa.

“Pernah saya cicipi, ayamnya bau dan buahnya busuk. Anak-anak kelas 1-2 belum paham. Kalau dikasih makanan, pasti dimakan saja,” ujarnya pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Andi, warga setempat yang berusia 35 tahun. Ia menilai pelaksanaan program di Cilongok masih jauh dari harapan. Menurutnya, lauk yang disajikan kadang tidak layak dan buah-buahan yang diberikan sering kali busuk.

“Istita saya dan tetangga itu sering takut ngomong di grup. Katanya kalau protes, nanti dicoret dari bantuan sosial. Bahkan pernah ada yang diancam mau dilaporin ke aparat,” tutur Andi.

Tekanan terhadap Warga yang Mengkritik

Tidak hanya itu, Ririn, seorang warga lain, mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima pesan bernada kasar dari pihak yang diduga pengelola dapur MBG setelah mengeluhkan makanan di media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa warga yang mencoba menyampaikan kritik sering kali mendapat tekanan.

Tanggapan DPRD Banyumas

Mengenai isu ini, anggota DPRD Banyumas dari Fraksi Gerindra, Alfiatun Khasanah, meminta pihak pengelola agar menghentikan segala bentuk intimidasi dan segera memperbaiki kualitas layanan. Ia menegaskan bahwa program seperti MBG sangat penting dan tidak boleh dirusak oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi.

“Saya tidak rela program bagus seperti MBG ini dirusak oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi. Tolong taati SOP dan juknis supaya tujuan program tercapai,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program ini. Jika memang ada kesalahan, ia menyarankan agar pihak terkait segera mengakui dan meminta maaf. Jangan sampai masyarakat justru disakiti dengan kata-kata kasar dan intimidasi.

Komitmen DPRD untuk Memantau Program

Lebih lanjut, Alfi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengawasi program MBG yang merupakan inisiatif pemerintah pusat di wilayahnya. Tujuannya adalah memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan gizi seimbang.

“Program ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah timur Banyumas. Jangan sampai semangat pemerintah untuk menyehatkan anak bangsa justru terciderai karena ulah segelintir pihak,” tegasnya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan