Warga Padang Pelawai Tewas Tak Wajar di Kosen Pintu

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Warga Padang Pelawai Tewas Tak Wajar di Kosen Pintu
Warga Padang Pelawai Tewas Tak Wajar di Kosen Pintu

Warga Desa Padang Pelawai Heboh Akibat Seorang Warga Gantung Diri

Warga Desa Padang Pelawai, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, kembali dihebohkan dengan kejadian tragis yang terjadi pada Minggu malam, 9 November 2025. Seorang warga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kejadian ini menimbulkan rasa prihatin dan kekacauan di kalangan masyarakat setempat.

Korban bernama Sulaiman (55), seorang warga dari Desa Bukit Peninjauan 2, Kecamatan Sukaraja. Ia ditemukan dalam kondisi tergantung di kosen pintu rumah kontrakannya menggunakan tali plastik. Informasi tersebut disampaikan oleh Kapolsek Sukaraja Iptu Catur Teguh, yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Hery Veska.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut penjelasan Hery Veska, kejadian ini terjadi setelah shalat magrib pada malam hari. Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, Adek Pratiwi (24), yang ingin menjenguk orang tuanya. Saat membuka pintu, ia melihat ayahnya sudah dalam keadaan tergantung.

"Anaknya langsung histeris dan berteriak minta tolong melihat orang tuanya tersebut. Hingga tetangga berdatangan," ujar Hery Veska. Peristiwa ini membuat kekacauan di lingkungan sekitar. Pihak kepolisian segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengetahui peristiwa tersebut.

Korban kemudian diturunkan dari kosen pintu, masih tergantung menggunakan tali plastik. Pihak kepolisian melakukan olah TKP untuk memastikan bahwa korban benar-benar meninggal akibat gantung diri. "Olah TKP telah kami lakukan. Korban murni gantung diri," tambah Hery Veska.

Pihak keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas. Mereka menolak untuk dilakukan visum at revertum dengan membuat surat pernyataan bermaterai Rp10.000. "Pagi ini korban akan dimakamkan. Pihak keluarga telah ikhlas atas kepergian orang tuanya ini. Mereka juga telah membuat surat pernyataan bermaterai 10 ribu," jelas Hery Veska.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa depresi bisa terjadi kapan saja, terutama jika seseorang tidak memiliki dukungan atau bantuan dari orang terdekat. Jika Anda atau orang yang Anda kenal sedang mengalami masalah serupa, jangan ragu untuk mencari bantuan. Ada banyak layanan konseling dan pelayanan kesehatan jiwa yang siap membantu.

Beberapa alternatif layanan konseling dapat ditemukan di berbagai situs web seperti Into the Light Indonesia. Berikut adalah link resmi mereka:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil jika Anda merasa tertekan atau mengalami depresi:

  • Mencari bantuan profesional: Konseling atau terapi psikologis dapat memberikan dukungan emosional dan strategi untuk menghadapi masalah.
  • Berkomunikasi dengan orang terdekat: Berbagi perasaan dengan keluarga atau teman dekat bisa menjadi awal dari proses pemulihan.
  • Menghindari isolasi: Terlibat dalam kegiatan sosial atau komunitas dapat membantu mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan suasana hati.
  • Menggunakan layanan darurat: Jika situasi terasa sangat mendesak, hubungi layanan darurat atau hotline kesehatan jiwa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan