PANGKALAN BUN, aiotrade.CO
— Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di lingkungan rumah tangga dan permukiman Kelurahan Raja Seberang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Lurah Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, pada hari Selasa (11/11).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Lurah Raja Seberang, Yaumil Bahsin. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting sebagai bentuk peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran. Hal ini khususnya relevan dengan kondisi wilayah yang sebagian besar bangunan masih menggunakan bahan kayu dan semi permanen.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sosialisasi ini bertujuan menjadi sarana edukasi bagi warga untuk mengenali potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar serta langkah-langkah pencegahannya. Materi yang disampaikan mencakup beberapa aspek penting, seperti:
- Cara pencegahan kebakaran
- Teknik pemadaman tradisional
- Penggunaan alat pemadam api ringan (APAR)
- Penanganan hewan berbahaya (animal rescue) di sekitar permukiman
Selain materi teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik pemadaman yang diajarkan oleh petugas. Mulai dari penggunaan peralatan sederhana hingga simulasi penggunaan APAR di lapangan.
Plt Sekretaris Damkar Kobar, Yuningtiaswati Pertiwi, menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya siaga bencana di kalangan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tugas para petugas pemadam kebakaran, tetapi juga tanggung jawab bersama.
“Dengan memahami langkah pencegahan dan cara bertindak cepat, risiko kebakaran bisa diminimalkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Damkar Kobar berharap warga Raja Seberang semakin tangguh, sadar, dan siap menghadapi potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan peningkatan kesadaran dan keterampilan, masyarakat dapat lebih efektif dalam mencegah dan menangani kejadian kebakaran jika terjadi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang interaksi langsung antara petugas Damkar dengan warga, sehingga memperkuat hubungan kerja sama dalam upaya pencegahan bencana. Peserta pelatihan diharapkan dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, membantu menyebarkan informasi tentang keamanan dan keselamatan di rumah tangga.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada peserta, tetapi juga berdampak positif secara luas di seluruh wilayah Raja Seberang. Masyarakat yang lebih siap dan sadar akan menjadi fondasi kuat dalam mencegah kejadian kebakaran yang bisa berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan jiwa.
Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata dari kolaborasi antara pemerintah setempat dan instansi terkait dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Dengan pendekatan edukasi dan partisipasi aktif dari warga, diharapkan kejadian kebakaran dapat diminimalisir dan masyarakat lebih waspada terhadap ancaman yang mungkin terjadi.