
aiotrade.CO.ID – JAKARTA
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan peningkatan signifikan dalam nilai kontrak baru hingga November 2025. Berdasarkan data yang dirilis, perusahaan berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 1,36 triliun. Hal ini menjadi indikasi positif bagi kinerja keuangan dan operasional WSBP di tengah tantangan pasar yang terus berubah.
Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, menjelaskan bahwa kontrak baru tersebut berasal dari seluruh portofolio bisnis perusahaan. Menurutnya, kontribusi terbesar berasal dari segmen Precast, dengan total kontrak sebesar Rp 559 miliar atau sekitar 41,15% dari total kontrak baru. Selain itu, segmen Konstruksi juga memberikan kontribusi signifikan, yaitu sebesar Rp 471 miliar (34,69%).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Segmen Readymix turut berkontribusi dengan nilai kontrak sebesar Rp 322 miliar (23,70%), sementara segmen Sewa Alat hanya menyumbang sekitar Rp 6 miliar (0,46%). Dari segi pelanggan, mayoritas kontrak baru berasal dari pihak eksternal, termasuk BUMN, pemerintah, dan swasta, dengan total senilai Rp 1,017 triliun atau sekitar 74,99%. Sisanya, sebesar Rp 341 miliar atau 25,12%, berasal dari internal Waskita Group.
Proyek Unggulan di Tahun 2025
Fandy menambahkan bahwa WSBP berhasil mendapatkan lima proyek unggulan pada tahun 2025. Proyek-proyek tersebut antara lain: Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1, Proyek Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, dan Proyek LRT Velodrome–Manggarai. Selain itu, Proyek UCC LNG Tangguh dan Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura juga menjadi bagian dari kontribusi utama perusahaan.
Hingga November 2025, WSBP mengelola total kontrak senilai Rp 2,12 triliun dari berbagai segmen bisnis. Data ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil meskipun ada beberapa tantangan di pasar.
Proyek yang Telah Selesai
Selain proyek-proyek yang sedang berlangsung, WSBP juga telah menyelesaikan lima proyek besar di tahun 2025. Proyek-proyek tersebut antara lain Kantor Gubernur Papua Selatan, Proyek Pembangunan Gedung Financial Center PIK 2, Proyek Marunda Expansion Phase 3, Proyek Tzu Chi School – Extension PIK 2, dan Proyek Hotel Patra Surabaya. Proyek-proyek ini menjadi bukti kemampuan WSBP dalam menyelesaikan tugas dengan kualitas yang baik.
Produk Terlaris
Menurut Fandy, lima produk terlaris WSBP selama tahun 2025 adalah Spun Pile, Beton Readymix, PC-I Girder, CCSP, dan Full Slab. Produk-produk ini memegang peran penting dalam mendukung berbagai proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan oleh perusahaan.
Kinerja Keuangan
Di akhir September 2025, WSBP mencatatkan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp 324,21 miliar. Angka ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp 640,65 miliar. Meski demikian, pendapatan usaha WSBP turun sebesar 12,45% secara tahunan, dari Rp 1,52 triliun pada kuartal III 2024 menjadi Rp 1,33 triliun di sembilan bulan pertama 2025.
WSBP Chart
by TradingView