Waskita Karya gadai rekening Rp221,44 miliar ke Bank BRI

admin.aiotrade 11 Des 2025 2 menit 14x dilihat
Waskita Karya gadai rekening Rp221,44 miliar ke Bank BRI


PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melakukan tindakan penggadaian rekening kepada PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nominal sebesar Rp 221,44 miliar. Langkah ini dilakukan berdasarkan Perjanjian Gadai Rekening nomor 143/2025 yang ditandatangani pada tanggal 8 Desember 2025.

Rekening yang digadaikan tersebut memiliki Nomor Rekening Giro 0340-01-002085-30-9 di Kantor Cabang BRI Jakarta Otista atas nama WSKT. Tujuan dari penggadaian ini adalah untuk menjamin pembayaran kembali atas Bank Garansi yang diterima oleh Perseroan dari BRI.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ermy Puspa Yunita, Sekretaris Perusahaan WSKT, menjelaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena WSKT dan BRI memiliki pengendali yang sama, yaitu Negara Republik Indonesia. Hal ini juga telah disampaikan dalam keterbukaan informasi tanggal 10 Desember 2025.

Sebelumnya, WSKT juga pernah menggadai rekening yang sama untuk menjamin pembayaran kembali atas bank garansi yang diterima dari BRI. Transaksi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan pelaksanaan proyek paket 2, pengadaan transmisi 500 Kv Sumatera, Peranap-Perawang.

“Dengan penerbitan bank garansi tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kinerja usaha dan memberikan nilai tambah bagi WSKT,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi tanggal 26 November 2025.

Pada periode September 2025, WSKT mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 3,17 triliun. Angka ini meningkat 5,74% dibandingkan rugi bersih sebesar Rp 3 triliun pada September 2024.

Sementara itu, pendapatan usaha WSKT tercatat sebesar Rp 5,28 triliun pada kuartal III 2025, turun 22,08% dibandingkan pendapatan sebesar Rp 6,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Total liabilitas perseroan pada akhir September 2025 sebesar Rp 67,55 triliun, turun dari Rp 69,27 triliun di akhir Desember 2024. Sementara jumlah ekuitas tercatat Rp 4,37 triliun di kuartal III 2025, turun dari Rp 7,88 triliun di akhir tahun 2024.

Dalam perkembangan terbaru, WSKT resmi menjual entitas usahanya PT Cimanggis Cibitung Tollways kepada PT Bakrie Toll Indonesia pada 28 November 2025 senilai Rp 3,28 triliun.

Dana hasil divestasi ini akan digunakan untuk meningkatkan likuiditas serta arus kas perusahaan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan komitmen WSKT dalam menyelesaikan kewajiban kepada kreditur.

Berikut beberapa poin penting terkait kebijakan dan strategi WSKT:

  • Penggadaian rekening dilakukan untuk menjamin pembayaran kembali atas Bank Garansi yang diterima dari BRI.
  • Transaksi ini termasuk dalam kategori transaksi afiliasi karena kedua pihak memiliki pengendali yang sama, yaitu negara.
  • Sebelumnya, WSKT juga pernah melakukan penggadaian rekening serupa untuk proyek transmisi 500 Kv Sumatera.
  • Pendapatan usaha WSKT pada kuartal III 2025 mengalami penurunan signifikan.
  • Divestasi PT Cimanggis Cibitung Tollways diharapkan bisa meningkatkan likuiditas dan arus kas perusahaan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan