
Proyek Pembangunan IKN yang Terus Berjalan
Kepala Departemen Hubungan Investor PT Waskita Karya Tbk., Thufeil Muhammad, menyampaikan bahwa saat ini perseroan sedang mengerjakan 13 proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dari jumlah tersebut, nilai kontrak Waskita mencapai Rp 8,7 triliun. “Sebagian besar proyek IKN ini sudah selesai,” ujar Thufeil dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tahun ini, Thufeil menambahkan, Waskita juga mendapat proyek baru di IKN, yaitu di Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif dan peningkatan Jalan Pake D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN. “Waskita masih terus berperan aktif dalam pembangunan di IKN,” katanya.
Selain Waskita, perusahaan konstruksi pelat merah lain, PT PP (Persero) Tbk., juga telah meneken kontrak dengan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk proyek Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif. Proyek senilai Rp 1,9 triliun ini dilaksanakan melalui skema joint operation (JO) dengan kontribusi PTPP sebesar 25 persen. Proyek ini mencakup sejumlah ruas strategis di Kawasan Kompleks Yudikatif IKN, antara lain Ruas 36, Ruas 16 dan 2, Ruas 17, Ruas Botanical, dan Ruas Gerbang Barat, termasuk pembangunan jembatan penghubung antar-ruas utama.
Peran Pemerintah dan Swasta dalam Pembangunan IKN
Basuki mengatakan, pembangunan IKN telah menjadi bukti pertumbuhan ekonomi nasional terus dijaga melalui kombinasi antara pembiayaan negara, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan investasi swasta murni. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menyetujui anggaran kelanjutan pembangunan IKN periode 2025-2029 lebih kurang Rp 48,8 triliun. Dengan begitu, pembangunan IKN tidak hanya mengandalkan anggaran pendapatan belanja negara (APBN), tetapi juga melalui investasi berbagai pihak, baik domestik maupun internasional.
Otorita IKN juga telah menerima komitmen investasi senilai Rp 225,02 triliun, terdiri atas Rp 66,3 triliun investasi swasta murni dan Rp 158,72 triliun melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk pembangunan jalan dan terowongan bawah tanah yang dirancang untuk menampung utilitas kota (multi utility tunnel), serta untuk pembangunan hunian di kawasan IKN.
Kepercayaan Investor sebagai Indikator Stabilitas Ekonomi
Kepercayaan investor itu, menurut Basuki, menunjukkan stabilitas ekonomi nasional yang terus tumbuh dan memperkuat fondasi pembangunan IKN dengan dukungan penuh kepala negara. "Pembangunan IKN juga terus berlanjut, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang akuntabel dan berkelanjutan," ujar Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu, 5 November 2025.
Progres Pembangunan IKN yang Menggembirakan
Banyak proyek infrastruktur kunci di IKN telah selesai dikerjakan, termasuk pembangunan jalan-jalan utama dan sistem transportasi yang mendukung kebutuhan masyarakat. Selain itu, beberapa proyek lain seperti pembangunan gedung-gedung pemerintahan dan fasilitas umum juga sedang dalam proses pengerjaan.
Dengan adanya keterlibatan banyak pihak, baik dari sektor swasta maupun pemerintah, IKN semakin menunjukkan potensi sebagai pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan. Hal ini juga menjadi indikasi bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meski ada progres signifikan, IKN juga menghadapi tantangan dalam hal pengelolaan sumber daya dan koordinasi antar pihak terkait. Namun, dengan komitmen yang kuat dari semua pemangku kepentingan, IKN diharapkan dapat menjadi contoh sukses dalam pembangunan kota baru yang berkelanjutan dan inklusif.