Waspada Heatstroke Saat Cuaca Panas Tak Biasa, Kenali Tanda-Tandanya

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
Waspada Heatstroke Saat Cuaca Panas Tak Biasa, Kenali Tanda-Tandanya

Peringatan Cuaca Tak Panas yang Berpotensi Terjadi Hingga November 2025


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait cuaca tak panas yang berpotensi terjadi hingga November 2025. Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Ardhi Adhary Arbain, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko heatstroke.

"Heatstroke adalah gangguan yang terjadi akibat suhu udara yang berlebihan. Ini bisa terjadi karena tubuh mengalami dehidrasi ketika panas badan kita dipaksa mengeluarkan cairan, sehingga terjadilah heatstroke," jelas Ardhi pada Selasa (21/10).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ia menjelaskan bahwa cuaca panas dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius yang terjadi di Indonesia memiliki kaitan erat dengan heatstroke. Terlebih jika kelembapan udaranya tinggi.

"Ada hubungan antara kelembapan udara dan heatstroke. Jika udara lembap, uap air lebih banyak, sehingga keringat di tubuh kita sulit menguap. Sebenarnya keringat menguap dapat mendinginkan tubuh. Ketika kita olahraga dan keringat terkena angin, kulit kita akan terasa dingin," tambahnya.

"Ketika udara semakin lembap, keringat akan menempel di kulit kita seperti selimut. Tubuh ingin mengeringkan diri, tapi tidak bisa, akhirnya tubuh menjadi panas. Itu yang menyebabkan heatstroke," tegasnya.

Ardhi menambahkan bahwa cuaca tak biasa sangat memicu heatstroke. Pasalnya, manusia memiliki batasan toleransi terhadap suhu tertentu.

"Sekarang posisi suhu panas berada di atas Indonesia, khususnya Jawa, dengan suhu naik sekitar 2 sampai 3 minggu. Ada batasan tubuh kita dalam mentoleransi suhu tubuh. Misalnya, jika suhu mencapai 39 derajat Celsius, itu sudah sangat panas," jelasnya.

"Jika tubuh tidak mampu menurunkan suhu sendiri, organ tubuh seperti ginjal, hati, dan jantung bisa mengalami kegagalan. Akibatnya, bisa menyebabkan kematian," sambungnya.

Tanda-Tanda Orang Terkena Heatstroke

Apa saja ciri-ciri orang yang terkena heatstroke? Ardhi menjelaskan beberapa tanda-tandanya.

"Pertama, tubuh terasa panas dan menunjukkan tanda-tanda dehidrasi. Panas, kemudian rasa tidak enak. Jika buang air kecil cairannya pekat, itu tanda dehidrasi. Jika bening, artinya tidak dehidrasi," kata dia.

"Pusing, mual, dan gejala serupa demam juga bisa muncul," tambahnya.

Tips Menghindari Heatstroke

Untuk menghindari heatstroke di tengah cuaca panas yang tidak biasa, Ardhi memberikan beberapa tips.

"Masuklah ke ruangan yang sejuk, minum air secara cukup, dan kurangi keluar ruangan. Saat ini sedang dalam masa panas yang intensif," tutupnya.

Penyebab Cuaca Panas

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan penyebab utama suhu panas saat ini. Ia menyebutkan bahwa posisi gerak semu matahari pada bulan Oktober berada di selatan ekuator. Suhu maksimalnya mencapai 36,7 derajat Celsius.

"Kondisi ini disebabkan oleh kombinasi gerak semu matahari dan pengaruh Monsun Australia. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025," jelas Guswanto dalam keterangannya, Rabu (15/10).

Ia menambahkan bahwa faktor lainnya adalah penguatan angin timuran atau Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan hangat. Hal ini menyebabkan pembentukan awan yang minim serta radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi secara maksimal.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan