Waspadai Bahaya Baterai Lithium-Ion, Pemerintah Jepang Peringatkan Warga

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Waspadai Bahaya Baterai Lithium-Ion, Pemerintah Jepang Peringatkan Warga

aiotrade
Pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan keras terkait peningkatan kasus kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh produk yang menggunakan baterai lithium-ion. Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan dan pembuangan perangkat elektronik yang memanfaatkan jenis baterai ini.

Badan Urusan Konsumen Jepang atau Consumer Affairs Agency bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang memberikan peringatan mengenai bahaya penggunaan baterai lithium-ion setelah terjadi lonjakan kasus kecelakaan dan kebakaran akibat panas berlebih. Data dari Badan Urusan Konsumen Jepang menunjukkan bahwa sejak tahun fiskal 2020 hingga 2024, tercatat sebanyak 2.350 kecelakaan yang melibatkan 20 kategori produk.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa produk yang paling sering menjadi sumber insiden antara lain smartphone dengan sekitar 350 kasus, kemudian diikuti oleh sepeda listrik dan power bank masing-masing dengan 300 kasus. Selain itu, terdapat laporan kecelakaan pada vacuum cleaner tanpa kabel, alat listrik isi ulang, dan laptop, masing-masing sekitar 250 kasus.

Selain itu, terdapat juga laporan kecelakaan pada produk lain seperti earbud nirkabel (64 kasus), jam tangan pintar (46 kasus), dan kipas portabel (26 kasus). Beberapa insiden bahkan menyebabkan cedera serius, termasuk kasus jam tangan pintar yang terbakar saat digunakan oleh seseorang yang sedang tidur.

Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat sebanyak 21.751 insiden seperti kebakaran dan emisi asap di fasilitas pengolahan sampah pada tahun fiskal 2023. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.543 kasus memerlukan penanganan pemadam kebakaran dan sebagian besar disebabkan oleh baterai lithium-ion yang rusak atau dibuang sembarangan.

Untuk mencegah risiko tersebut, pemerintah Jepang mengingatkan masyarakat agar tidak mengisi daya perangkat di dekat benda mudah terbakar, tidak menaruh perangkat di tempat bersuhu tinggi, serta tidak melakukan pengisian daya saat tidur. Selain itu, masyarakat diminta untuk mengosongkan daya baterai sebelum membuang produk dan mematuhi panduan pemerintah daerah agar terhindar dari bahaya kebakaran.

Tips Penggunaan Baterai Lithium-Ion yang Aman

  • Hindari pengisian daya di dekat benda mudah terbakar
    Pastikan perangkat elektronik yang sedang diisi daya tidak ditempatkan di dekat bahan-bahan seperti kain, kertas, atau karpet. Benda-benda ini dapat mempercepat proses pembakaran jika terjadi kebocoran atau kepanasan.

  • Jangan menyimpan perangkat di tempat bersuhu tinggi
    Suhu lingkungan yang terlalu tinggi dapat mempercepat reaksi kimia dalam baterai lithium-ion, meningkatkan risiko kebakaran atau ledakan. Hindari menyimpan perangkat di bawah sinar matahari langsung atau di area yang memiliki suhu tinggi.

  • Tidak mengisi daya saat tidur
    Mengisi daya perangkat saat tidur bisa meningkatkan risiko kebocoran baterai, terutama jika perangkat tersebut berada di bawah bantal atau selimut. Perangkat yang terlalu panas dapat menyebabkan kerusakan permanen atau bahkan kebakaran.

  • Osongkan daya baterai sebelum membuang produk
    Sebelum membuang perangkat elektronik, pastikan baterai sudah kosong atau dilepas. Ini membantu mengurangi risiko kebakaran di tempat pembuangan sampah.

  • Ikuti panduan pemerintah daerah
    Setiap daerah mungkin memiliki aturan khusus tentang pengelolaan sampah elektronik. Ikuti panduan yang diberikan agar tidak menyebabkan bahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan